Dea Panendra. (Instagram/@deapanendra)

Matamata.com - Dea Panendra menjadi salah satu aktris yang tengah mencuri perhatian. Kini mulai dilirik, ternyata Dea Panendra pernah gagal casting karena alasan yang cukup sepele.

Saat masih pendatang baru, Dea Panendra sempat ditolak sebuah PH (Production House) ketika casting sebuah film. Pasalnya, Dea Panendra dinilai tidak layak mendapat peran lantaran dianggap tidak cantik. 

Profil Dea Panendra (Instagram/@deapanendra)

"Gue pernah casting, terus dia bilang 'kamu enggak cukup cantik untuk ada di film gue'," kata Dea Panendra.

Baca Juga:
Krisdayanti Unggah Foto Bareng Atta Halilintar: Maafkan Menantu Saya, Ya!

Pada saat mendengar alasan penolakan tersebut, lawan main Jefri Nichol di film "Jakarta vs Everybody" ini sempat mengalami perasaan sedih.

"Pada saat itu, aku sedih karena biar bagaimana pun juga kayak 'Lo lagi menghina muka gue atau apa gitu kan'," sambungnya. 

Jakarta vs Everybody [Instagram/@jakartavseverybody.film]

Oleh karena itu, Dea Panendra sempat menilai industri seni peran sangat diskriminatif kepada pendatang baru yang tidak rupawan.

Baca Juga:
Diserang Bertubi-tubi oleh Nikita Mirzani, Gilang Juragan 99 Ambil Sikap Tegas

"Kenapa industri ini jahat sekali," tuturnya dilansir dari akun TikTok @pakaihatikita.

Cerita lika-liku Dea Panendra di dunia seni peran ini menuai beragam komentar dari sejumlah netizen. 

Dea Panendra (Instagram/@deapanendra)

Menurut sebagian netizen, industri entertainment memang selektif dan terkesan diskriminatif kepada pihak yang tidak rupawan. Mereka pun ramai memberikan dukungan untuk Dea Panendra.

Baca Juga:
Angelina Sondakh Nangis Pilu di Makam Adjie Massaid, Menyesal Tak Jadi Ibu yang Baik

"Industri entertainment memang gak seindah kelihatannya," tulis netizen. "Gak apa-apa dibilang gak cantik yang penting pernah colab sama Jefri Nichol," ujar yang lain. "Yang penting diremes Jefri," balas netizen lainnya.

Load More