Matamata.com - Medina Zein mengutarakan rasa kehilangannya ditinggal sejumlah karyawan lantaran polemik domestik dengan Lukman Azhari.
Pasalnya, sejumlah karyawan Medina Zein tidak kuasa melihat langsung tindakan KDRT yang dilakukan oleh Lukman Azhari.
"Mereka gak sanggup lihat Lukman melakukan KDRT di depan karyawan. Digebok di depan karyawan, aku pernah," kata Medina Zein dikutip dari YouTube Uya Kuya TV.
Selain itu, supir pribadi Medina Zein yang sudah bekerja selama 7 tahun lamanya ikut meminta resign lantaran menjadi saksi bisu perselingkuhan Lukman Azhari.
"Supir pribadi kan saksi bisu. Dengan berat hati dia mengajukan resign karena katanya 'saya sayang sama Bu Medi, tapi saya merasa sudah mengkhianati ibu'," sambungnya.
Kendati demikian, Medina Zein menegaskan tidak akan menyetujui permintaan resign sang supir pribadi lantaran sudah jujur dan setia mengabdi.
"Demi Allah gue enggak bisa kehilangan mereka. Nyari karyawan itu gampang, mau gaji berapa pun. Cuma nyari orang yang bener-bener jujur, yang loyal itu susah," ujarnya.
Lantaran kejujuran dan kesetiaan beberapa karyawannya, Medina Zein mengaku sangat menyayangi mereka ketimbang Lukman Azhari.
"Gue sayang banget sama karyawan gue. Kalau gue disuruh milih karyawan atau suami gue? Gue lebih milih karyawan gue," pungkasnya.
Terkait hal itu, beberpa netizen ikut memberikan komentar dan respons yang beragam.
"Karyawannya loyal banget," tulis seorang netizen, "Jarang banget loh di zaman lagi susah gini mereka rela resign demi rumah tangga bosnya," kata netizen lain, "Salut," ucap netizen lainnya.
Berita Terkait
-
Usai Resmi Bercerai dari Lukman Azhari, Medina Zein Pamer Kekasih Baru: "Gak Dulu" Soal Rencana Menikah Lagi
-
Irwansyah Mewek usai Medina Zein Masuk Penjara: Allah Kasih Hati Aku Kok Malah Iba
-
Uci Flowdea Puas Medina Zein Divonis 2 Tahun Penjara: Menyangkut Harga Diri
-
Medina Zein Divonis 2 Tahun Penjara Kasus Jual Tas Hermes Palsu
-
5 Artis Lebaran di Penjara, Ada Ammar Zoni hingga Medina Zein
Terpopuler
-
Didukung Sang Bunda, Jirayut jadi Pemeran Utama di Film 'Cek Khodam'
-
AS Dorong Diplomasi Energi Nuklir di ASEAN, Sebut Indonesia Punya Modal Kuat
-
Menko AHY: Penerbangan RI Mulai Gunakan SAF di 2027 demi Tekan Emisi
-
Mendes Yandri Bakal Digitalisasi Program Jaga Desa untuk Cegah Penyelewengan
-
JPU Tak Dapat Hadirkan 14 Saksi di PN Jakbar, Terdakwa Reinhart Muljadi dan Tim Kuasa Hukum Kecewa
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo