Matamata.com - Nama Raffi Ahmad ikut terseret dalam dugaan penipuan yang dilakukan oleh Medina Zein. Semuanya diungkap oleh Denise Chariesta baru-baru ini.
Dalam keterangannya, Denise Chariesta menyebut Medina Zein menggunakan KTP Raffi Ahmad untuk melancarkan aksinya dalam menipu dua pemilik pabrik kosmetik.
Menanggapi kabar tersebut, Raffi Ahmad enggan berkomentar banyak. Raffi mengaku akan menindaklanjuti serius masalah ini melalui tim lawyer dan manajemen miliknya dengan melakukan kroscek.
"Aku belum kroscek ya. Aku baru pulang liburan. Nanti deh coba kita cek-cek dulu ya. Coba kita kroscek dulu," ujar Raffi Ahmad mengutip dari video milik Insert yang tersebar di akun gosip pada Selasa (10/5/2022).
" Aku kan nanti ada tim lawyer juga ada, tim manajemen, coba dicek dulu. Biar nggak salah-salah. Bagaimana nanti biar kalo ada apa-apa, ya bisa dibicarakan baik-baik, ataupun bisa lewat lawyer juga," lanjutnya.
Raffi Ahmad pun cukup terkejut ketika mengetahui dugaan penipuan Medina Zein mencapai Rp500 juta. Kendati dikenal sebagai Sultan Andara, suami Nagita Slavina tersebut menilai nominal Rp500 juta juga cukup besar.
"Soalnya menyangkut uang yang lumayan gede juga A' Raffi katanya. 500 juta kabarnya," kata wartawan.
"Wah banyak ya. Coba aku cek juga, aku kan suka lupa kayak gitu gitu," pungkas Raffi Ahmad.
Dugaan penipuan Medina Zein kembali hangat diperbincangkan setelah Denise Chariesta dan Uya Kuya mengaku sebagai korban. Sebelumnya Medina Zein juga sempat bermasalah dengan selebgram Marissya Icha hingga pasutri Zaskia Sungkar dan Irwansyah ihwal serupa.
Warganet lantas memberikan dukungan agar kasus Medina Zein diusut tuntas. Warganet pun heran karena Medina selama ini dianggap 'kebal hukum' meski sering dilaporkan ke polisi.
"Penjarakan medina zein, bikin rusuh," sindir netizen. "Ternyata memang trouble maker," komentar yang lain. "Astaga MZ gak kapok2, tp selama ini koq anyep ya kalo dia dilaporin habis itu mental kasusnya gak jalan," pungkas lainnya.
Berita Terkait
-
Klarifikasi Raffi Ahmad Soal Namanya Terseret Kasus Blueray Cargo: Cuma Foto Bareng
-
BGN dan Polri Usut Penipuan Jual-Beli Titik SPPG Makan Bergizi Gratis
-
Polri Bentuk Satgas Haji 2026: Antisipasi Penipuan dan Visa Ilegal Jemaah
-
Otorita IKN Tegaskan Tidak Ada Rekrutmen Pegawai, Minta Masyarakat Waspada Hoaks
-
Kemenhaj: Arab Saudi Tak Terbitkan Visa Furoda Tahun Ini, Waspada Tawaran Haji Ilegal
Terpopuler
-
Pengusaha Sandiana Soemarko, Mengedepankan Kepedulian Sosial di Indonesia
-
Didukung Sang Bunda, Jirayut jadi Pemeran Utama di Film 'Cek Khodam'
-
AS Dorong Diplomasi Energi Nuklir di ASEAN, Sebut Indonesia Punya Modal Kuat
-
Menko AHY: Penerbangan RI Mulai Gunakan SAF di 2027 demi Tekan Emisi
-
Mendes Yandri Bakal Digitalisasi Program Jaga Desa untuk Cegah Penyelewengan
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo