Matamata.com - Artis Nirina Zubir sedih saat tahu sidang kasus penggelapan tanah di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Selasa (21/6/2022) ditunda.
Padahal Nirina Zubir sengaja tak ikut promosi film Keluarga Cemara 2 untuk mengawal sidang tersebut.
"Sebenarnya sedih sih, karena kan memang benar-benar harusnya hari ini aku ada promo film," ucap Nirina Zubir di Pengadilan Negeri Jakarta Barat.
Nirina Zubir memang tak pernah absen sejak sidang pertama. Sebab, ia sudah bertekad untuk terus mengawal kasus dugaan penggelapan aset tanah milik almarhumah ibunya sampai tuntas.
"Tapi aku benar-benar ngomong sama yang lain, 'Sorry ya guys, aku nggak bisa ikut promo (film) karena memang fokus di sini', eh ditunda," lanjutnya.
Dijelaskannya, seharusnya hari ini ada sembilan saksi yang akan dihadirkan dalam sidang. Satu di antaranya adalah notaris dari kantor Farida yang diduga terlibat dalam meloloskan sertifikat tanah secara ilegal.
"Lumayan itu saksi yang bikin penasaran dan lumayan akan memberikan jawaban-jawaban dari pertanyaan-pertanyaan kami," tutur Nirina Zubir.
Sebagai informasi, keluarga Nirina Zubir mengalami kasus mafia tanah yang dilakukan oleh mantan asisten almarhum ibunya, Riri Khasmita dan suaminya Edirianto.
Keluarga Nirina Zubir mengalami kerugian mencapai Rp 17 miliar dengan 6 aset tanah yang dibalik nama secara ilegal.
Selain Riri dan suaminya, pejabat pembuat akta tanah (PPAT) Jakarta Barat berinisial F juga ditetapkan sebagai tersangka. Hingga kini, kasus tersebut masih bergulir di persidangan dan pekan depan masih dalam tahap mendengar keterangan saksi.
Berita Terkait
-
Omara Esteghlal Akui Sulit Beradegan Intim di Film 'Tinggal Meninggal': Saat Pergantian Emosi
-
Dua Bulan Tak Muncul di Publik, Nirina Zubir Akhirnya Keluar Rumah Demi Kehadiran di Siraman Luna Maya
-
Review Film: Jatuh Cinta Seperti Di Film-Film
-
Digugat Mantan ART Ibunya, Nirina Zubir Pertanyakan Status: Saya Ahli Waris, Dia Siapa?
-
Dituding Tak Perhatikan Ortu oleh Mantan ART Ibundanya, Ini Balasan Menohok Nirina Zubir
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo