Matamata.com - Sasha Karina Tutupoly menceritakan detik-detik berpulangnya sang ayah, Bob Tutupoly ke pangkuan Ilahi.
"Tadi malam, pukul 00.03 tepatnya, papa dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit Mayapada," ujar Sasha di rumah duka San Diego di RS Siloam Semanggi, Jakarta, Selasa (5/7/2022).
Menurut Sasha Karina Tutupoly, ayahnya masuk ICU selama satu bulan karena komplikasi penyakit.
"Beliau terkena stroke, tapi memang ada beberapa penyakit lain karena usia," kata Sasha.
Jenazah Bob Tutupoly akan disemayamkan di rumah duka hingga 7 Juli 2022. Pihak keluarga ingin menggelar ibadah lebih dulu bagi sang musisi.
"Rencananya memang ibadah penghiburan dulu. Kami juga niatnya mengadakan ibadah online, tapi ya semuanya sedang dipersiapkan," kata Sasha Karina Tutupoly.
Belum diketahui di mana jenazah Bob Tutupoly akan dimakamkan.
"Tempatnya masih belum ditentukan," ucap Sasha Karina Tutupoly.
Semasa hidupnya, Bob Tutupoly pernah menjadi pembawa acara kuis di TVRI. Namun dalam perjalanan karirnya, Bob lebih dikenal sebagai penyanyi.
Memulai rekaman pada 1965 bersama Pattie bersaudara, Bob Tutupoly melahirkan beberapa single hits. Di antaranya seperti Widuri, Mengapa Tiada Maaf dan Lidah Tidak Bertulang. (Adiyoga Priyambodo)
Berita Terkait
-
Sule Digugat Cerai Nathalie Holscher, Bob Tutupoly Meninggal Dunia
-
Bob Tutupoly Wafat, Nathalie Holscher Jawab Isu Cerai dari Sule
-
Kenang Sosok Mendiang Bob Tutupoly semasa Hidup, Sang Putri: Dia Ayah Terbaik
-
Profil Bob Tutupoly, Pelantun Widuri yang Meninggal Dunia di Usia 82 Tahun
-
Bob Tutupoly Sempat Butuh Transfusi Darah Sebelum Meninggal Dunia
Terpopuler
-
Cegah DBD! Warga Kalisari Jakarta Timur, Kompak di Pertemuan Jumantik
-
Soroti Anggota Polri Ikut Ormas, Ketua Komisi III DPR: Etis Enggak Pimpinan Deklarasi?
-
Golkar Desak Badan Gizi Nasional Jamin Transparansi Penunjukan Titik SPPG
-
KSP Tegaskan Komitmen Penyelamatan Aset Negara, Satgas PKH Amankan Rp371 Triliun
-
Sentil Asas Keadilan, Menteri HAM Usul Sipil Juga Bisa Duduki Jabatan Strategis di Polri
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo