Matamata.com - Sinetron adalah salah satu tontonan yang paling banyak diminati oleh pemirsa Tanah Air. Apalagi di tahun 90-an dan 2000-an yang merupakan era emas bagi sinetron Indonesia hingga akhirnya melahirkan artis bertalenta.
Saking seringnya membintangi sinetron, para aktris tersebut bahkan sampai dijuluki "Ratu Sinetron", lho. Tak heran jika para aktris yang muncul di sinetron juga ikut populer. Siapa saja artis yang dijuluki artis Ratu Sinetron Indonesia? Yuk simak selengkapnya disini.
Nama Desy Ratnasari sudah tidak asing lagi di telinga pemirsa sinetron. Aktris satu ini mulai diken namanya sejak membintangi sinetron "Jendela Rumah Kita" yang tayang di tahun 1989. Ia menjadi salah satu aktris populer yang telah membintangi berbagai sinetron di era 90-an.
2. Paramitha Rusady
Paramitha Rusady dikenal sebagai bintang film, pesinetron, sekaligus penyanyi di tahun 80-an hingga pertengahan 2000-an. Salah satu dari sekian sinetron yang pernah dibintanginya adalah "Simphony Dua Hati" yang rilis pada tahun 1995.
3. Jihan Fahira
Jihan Fahira mulai dikenal lewat perannya di sinetron "Tersayang" bersama dengan aktor ganteng Anjasmara. Perannya sebagai Indah di "Tersanjung" kembali melejitkan namanya di dunia sinetron.
4. Elma Theana
Karier Elma Theana di dunia hiburan bermula dari menjadi bintang iklan. Setelah itu, anak dari aktris senior Wati Siregar ini mulai membintangi berbagai sinetron. Salah satunya adalah sinetron "Bunga Sutra" yang tayang 1997.
5. Tamara Bleszynski
Memulai karirnya sebagai model, Tamara Bleszynski pernah dijuluki Ratu Sinetron lantaran membintangi beberapa sinetron populer. Beradu akting dengan Anjasmara, aktris blasteran ini membintangi tiga season "Doa Membawa Berkah".
6. Nafa Urbach
Penggemar sinetron jadul tentunya kenal dengan aktris cantik satu ini. Nafa Urbach dikenal dalam perannya di sinetron "Bidadari yang Terluka", "Deru Debu", hingga "Si Cecep".
Di tahun 2000-an, Naysilla Mirdad menjadi salah satu artis dengan julukan Ratu Sinetron Indonesia. Salah satu dialognya di sinetron "Orang Ketiga" juga sempat viral dan membuat namanya kembali dikenal publik.
8. Nikita Willy
Lebih dari 20 judul sinetron telah dibintangi oleh Nikita Willy. Memulai aktingnya sebagai artis cilik di "Jin dan Jun" hingga membintangi sinetron "Hari Potret". Tak hanya sinetron, ia juga melebarkan aktingnya di dunia layar lebar.
9. Marshanda
Nama Marshanda mulai dikenal setelah memerankan sosok anak yang dianiaya ibu tiri di sinetron "Bidadari". Aktingnya di "Kisah Sedih di Hari Minggu" dan "Kisah Kasih di Sekolah" juga turut memukau penonton setia layar kaca.
Telah membintangi lebih dari 25 judul selama berkarir sebagai aktris, Alyssa Soebandono juga dijuluki Ratu Sinetron. Meski sudah tak sesering dulu, namun istri Dude Herlino ini masih sesekali berakting.
Itu dia potret artis yang pernah dijuluki sebagai Ratu Sinetron Indonesia, adakah aktris favoritmu?
Tag
Berita Terkait
-
Dipasangkan dengan Kenny Austin di Sinetron 'Tobat Jatuh Cinta', Gisella Anastasia Akui Deg-Degan
-
Syarief Khan akan Laporkan Selebgram ke Polisi, terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik dan Intimidasi
-
Ciara Brosnan hingga Jefan Nathanio, Kompak Dalami Peran Menantang di Sinetron 'Asmara Gen Z'
-
Jadi Pengacara, Teuku Ryan Merasa Kesulitan soal Bahasa di Sinetron 'Istiqomah Cinta'
-
Perankan Karakter Cerewet, Sandrinna Michelle Merasa Tertantang di Sinetron 'Beri Cinta Waktu'
Terpopuler
-
Didukung Sang Bunda, Jirayut jadi Pemeran Utama di Film 'Cek Khodam'
-
AS Dorong Diplomasi Energi Nuklir di ASEAN, Sebut Indonesia Punya Modal Kuat
-
Menko AHY: Penerbangan RI Mulai Gunakan SAF di 2027 demi Tekan Emisi
-
Mendes Yandri Bakal Digitalisasi Program Jaga Desa untuk Cegah Penyelewengan
-
JPU Tak Dapat Hadirkan 14 Saksi di PN Jakbar, Terdakwa Reinhart Muljadi dan Tim Kuasa Hukum Kecewa
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo