Matamata.com - Beda dari artis tanah air lainnya, Nikita Willy lebih memilih untuk melahirkan di luar negeri. Sembari bersama keluarga tersayang di sana, Nikita melahirkan putra pertamanya, Issa Xander Djokosoetono di Amerika.
Momen kelahiran Baby Izz ini juga sempat diunggah di media sosial dan mendapatkan banyak ucapan selamat dari warganet. Ditambah lagi, tampak sang suami, Indra Priawan yang setia menemani Nikita ketika persalinan.
Tak lama setelah itu, Nikita mengungkapkan bahwa dirinya merasa sangat beruntung bisa menjalani persalinan di sana. Hal ini ia sampaikan melalui sebuah wawancara untuk channnel Mother and Beyond.
Video khusus Mom's Talk with Nikita Willy ini diunggah ke YouTube pada Senin (5/9/2022) lalu. Sampai Senin (19/9/2022), video ini sudah ditonton sampai 3,6 ribu kali oleh warganet.
Dipandu oleh sang host, Nikita datang ke sana dengan outfit yang formal namun tetap elegan. Nikita mengenakan dress putih dan membiarkan rambutnya tergerai dengan indah.
Melalui wawancara tersebut, ia menceritakan dengan jelas proses persalinan yang ia alami. Selain itu, ia menceritakan perannya sebagai sosok Ibu saat ini.
Selain itu, ia pun merasa beruntung karena bisa melahirkan di Amerika. Hal ini bisa menjadi alasan baginya untuk bertemu orang banyak pasca persalinan.
"Aku merasa habis melahirkan itu, kita butuh ketenangan sendiri," kata Nikita Willy.
Baca Juga
Ketenangan yang ia butuhkan ini juga berarti menghindari kedatangan keluarga besar atau berbagai pihak yang ada di Indonesia. Warganet memberikan komentar atas pengakuan Nikita Willy ini dengan bervariasi.
"Keren Niki. Artis yang berkarir dari kecil sampai sekarang masih eksis," kata seorang warganet.
"Setuju dengan pemikiran Mbak Niki," kata lainnya.
"Idola gue dari kecil," tambah yang lain
Berita Terkait
-
AS Tetapkan Iran sebagai Ancaman Terbesar di Timur Tengah dalam Strategi Kontraterorisme Terbaru
-
Macron Tegaskan Prancis Tak Ikut Operasi Militer AS di Selat Hormuz
-
Kelangkaan Obat di Iran Memburuk Akibat Serangan ke Fasilitas Farmasi
-
China Sebut Situasi Timur Tengah Kritis meski Gencatan Senjata AS-Iran Diperpanjang
-
Konflik Iran AS: China Protes Penyitaan Kapal di Selat Hormuz dan Ancaman Bom Trump
Terpopuler
-
Mensos Bentuk Tim Khusus dan Gandeng KPK Usut Polemik Pengadaan Barang
-
Pramono Anung Kecewa Laga Persija vs Persib Batal Digelar di GBK
-
AS Tetapkan Iran sebagai Ancaman Terbesar di Timur Tengah dalam Strategi Kontraterorisme Terbaru
-
Presiden Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Dilepas Wapres Gibran
-
Komisi III DPR Desak Polisi Segera Tangkap Tersangka Kekerasan Seksual di Ponpes Pati
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo