Matamata.com - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa operasi militer AS terhadap Iran diperkirakan akan berlangsung selama empat pekan atau bahkan lebih singkat. Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan setelah serangkaian serangan udara dilakukan ke wilayah Iran.
"Prosesnya selalu memakan waktu empat pekan. Kami memperkirakan akan memakan waktu sekitar empat pekan. Sekuat apa pun negara ini, prosesnya akan memakan waktu empat pekan atau kurang," ujar Trump dalam wawancara dengan surat kabar Daily Mail, Minggu (1/3/2026).
Meski optimis dengan durasi operasi yang singkat, Trump tidak menampik adanya risiko fatalitas. Ia menambahkan adanya kemungkinan jatuhnya korban jiwa baru di kalangan militer AS selama operasi di Iran berlangsung.
Terkait jalur diplomasi, Trump mengklaim bahwa Teheran sebenarnya ingin memulai perundingan setelah operasi AS dimulai. Namun, ia menyayangkan sikap Iran yang dinilai terlambat dalam merespons ruang dialog.
"Mereka (Iran) seharusnya berbicara pekan lalu, bukan pekan ini," cetus Trump.
Situasi di Timur Tengah memanas setelah pada Sabtu lalu, AS dan Israel melancarkan serangkaian serangan terhadap berbagai target di dalam wilayah Iran, termasuk ibu kota Teheran. Serangan tersebut dilaporkan menyebabkan kerusakan infrastruktur dan jatuhnya korban sipil.
Pihak Iran langsung merespons dengan melepaskan rentetan serangan rudal yang menargetkan wilayah Israel serta fasilitas militer AS yang tersebar di Timur Tengah. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Trump Puji Sejarah Hubungan AS-China: "Kita Memiliki Banyak Kesamaan"
-
AS Tetapkan Iran sebagai Ancaman Terbesar di Timur Tengah dalam Strategi Kontraterorisme Terbaru
-
Trump Sebut Iran Mulai Melunak di Tengah Operasi Militer 'Project Freedom'
-
Kelangkaan Obat di Iran Memburuk Akibat Serangan ke Fasilitas Farmasi
-
MPR Desak PBB Jatuhkan Sanksi Keras ke Israel Usai Prajurit TNI Kembali Gugur di Lebanon
Terpopuler
-
Pariwisata Berkelanjutan KEK Mandalika, ITDC Targetkan Tanam 15.000 Mangrove di 2026
-
Viral Merokok dan Main Gim saat Rapat Stunting, Anggota DPRD Jember Disidang Etik Gerindra
-
Aturan Buang Sampah Palembang: Pelanggar Didenda Rp500 Ribu Mulai Hari Ini
-
Menko Pangan Targetkan Pembangunan 2.000 Kampung Nelayan di Indonesia pada 2026
-
Penebusan Pupuk Subsidi Naik 36 Persen, Pupuk Indonesia Genjot Optimalisasi Distribusi
Terkini
-
Pariwisata Berkelanjutan KEK Mandalika, ITDC Targetkan Tanam 15.000 Mangrove di 2026
-
Viral Merokok dan Main Gim saat Rapat Stunting, Anggota DPRD Jember Disidang Etik Gerindra
-
Aturan Buang Sampah Palembang: Pelanggar Didenda Rp500 Ribu Mulai Hari Ini
-
Menko Pangan Targetkan Pembangunan 2.000 Kampung Nelayan di Indonesia pada 2026
-
Penebusan Pupuk Subsidi Naik 36 Persen, Pupuk Indonesia Genjot Optimalisasi Distribusi