Matamata.com - Pengacara Farhat Abbas lagi-lagi memberikan sebuah pernyataan kontroversial. Kali ini ia menyebut dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan Rizky Billar pada Lesti Kejora bukan merupakan penganiayaan.
Sebelumnya Farhat Abbas beberapa kali membuat unggahan berisi pendapat yang menyudutkan Lesti Kejora sebagai korban KDRT. Pedangdut jebolan D'Academy itu dituding tak tahu diri karena sudah diberi suami ganteng.
Kini, ketua Partai Negeri Daulat Indonesia atau Partai Pandai itu menyebut KDRT yang dialami Lesti Kejora terlalu dibesar-besarkan.
"Hal-hal kecil termasuk pertengkaran kecil pasangan suami istri jangan terlalu dibesar-besarkan. Kalau ada KDRT parah pasti harus jalani perawatan lama, terutama trauma psikis," tulis Farhat Abbas di unggahannya, Rabu (12/10/2022).
Farhat Abbas merasa kekerasan yang dialami Lesti Kejora tidak parah karena sudah bisa terbang ke Tanah Suci.
"Tapi kalau udah boleh terbang jauh (buat) umrah, berarti udah sehat jasmani dan rohani," ujar mantan suami Nia Daniati tersebut.
Farhat Abbas lebih lanjut menyebut kasus KDRT Lesti Kejora bukan penganiayaan, melainkan upaya seorang suami mencegah istri kabur dari rumah alias minggat.
"Contoh nih, kalau lagi berantem terus istri mau minggat? Kalau dibiarin atau dicuekin nanti dicap ngusir istri, ya harus dihalangi dong biar istri nggak kabur," ungkap pengacara yang baru saja melaporkan Denise Chariesta ke polisi itu.
"Pasti lah kalau ada lecet atau memar, namanya juga tarik-tarikan. Kalau istri teriak-teriak, pasti lah refleks tangan suami nutup mulut. Hal ini jangan dinilai penganiayaan, tapi pencegahan. Ayo pandai Indonesia," kata dia lagi.
Terkait KDRT yang dilaporkannya pada 28 September 2022, Lesti Kejora mengaku dibanting dan dicekik oleh Rizky Billar. Polisi juga mengungkap bahwa ini bukan pertama kalinya Lesti diperlakukan kasar oleh Billar.
Baca Juga
Hasil visum yang diungkap polisi menunjukkan jika Lesti Kejora alami pergeseran tulang dan urat leher. Di beberapa bagian tubuh Lesti juga terdapat lebam.
Berita Terkait
-
Bertabur Bintang, 'Anugerah LSF 2025' Hadirkan 18 Kategori Nominasi
-
Jadi Korban KDRT, Ratu Meta Geram Suami Tak Kunjung Ditahan: Sudah Tersangka
-
Anggota DPR Desak Polisi Proaktif Cegah KDRT Usai Kasus Anak Aniaya Ibu Viral
-
Jadi Juri 'D'Academy Musim 7, Lesti Kejora Bangga Dangdut Makin Digemari Anak Muda
-
Lesti Kejora Diterpa Masalah Hukum Terkait Lagu 'Buaya Buntung', Inul Daratista Buka Suara
Terpopuler
-
Hore Dapat Hadiah! Ratusan Warga Kota Tasikmalaya Kaget, Rumahnya Diketuk Tim 'Festival Tok Tok Buoy'
-
Prabowo Tegaskan Koperasi Jadi Pilar Ekonomi Pancasila: Jangan Hanya Untungkan Segelintir Orang
-
KPK Targetkan Pelimpahan Kasus Korupsi Kuota Haji Yaqut Cholil Rampung Usai Musim Haji 2026
-
Hari Lahir Pancasila 2026: Anggota DPR Ajak Gen Z Jaga Persatuan di Era Digital
-
Waisak 2026 di Borobudur: Wapres Gibran Ajak Umat Buddha Jadi Pelopor Perdamaian
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo