Matamata.com - Gus Miftah mengecam aksi tutup mulut yang dilakukan Timnas Jerman saat bertanding melawan Jepang di Piala Dunia 2022 Qatar. Sebelum ditaklukan dengan skor 1-2, Timnas Jerman sempat melakukan sesi foto dengan gestur menutup mulut.
Dalam foto tersebut, para pemain Jerman mulai dari Serge Gnabry, Jamal Musiala, Thomas Muller, hingga kapten Manuel Neuer kompak meletakkan tangan di depan mulut mereka.
Melihat aksi tutup mulut para pemain Jerman, Gus Miftah ikut buka suara. Ia mengecam tegas aksi tutup mulut skuad Der Panzer.
"Para pemain Timnas Jerman menutupi mulut mereka dengan tangan sebelum laga kontra Jepang. Simbol penolakan terhadap larangan FIFA soal kampanye One Love," tulis Gus Miftah.
Gus Miftah pun mengatakan bahwa aksi Timnas Jerman yang diduga melawan kebijakan Qatar dalam menolak kampanye LGBT telah mendapat balasan dari Allah.
"Qatar menolak kampanye LGBT dan team Jerman protes kebijakan itu dengan aksi tutup mulut. Dan Allah Menutup mulut mereka dan pendukungnya dengan kekalahan dari Jepang," imbuhnya.
Sederet netizen dan rekan artis langsung ikut heboh memberikan beragam komentar.
"Bener jugaaaaaa," komentar netizen.
"Allah Maha Kuasa," imbuh netizen yang lain.
"Tidak sepatutnya tim Jerman melakukan itu, sebagai tamu mestinya menghargai apa yang ditentukan oleh tuan rumah Qatar. Sikap arogan dan jumawah Akhirnya Allah tutup mulut mereka dengan dipermalukan oleh tim Jepang," ujar netizen lainnya.
Baca Juga
Video yang Mungkin Anda Sukai
Berita Terkait
-
Dubes Mesir Dukung Timnas Indonesia Berlaga di Piala Dunia 2030
-
Menpora Erick Thohir: Nobar Piala Dunia 2026 Gerakkan Ekonomi dan UMKM
-
Cetak Brace Lawan Austria, Lionel Messi Jadi Pencetak Gol Terbanyak Sepanjang Masa Piala Dunia
-
Susunan Pemain Turki vs Paraguay Piala Dunia 2026: Arda Guler Starter
-
Kanselir Jerman Friedrich Merz: Eropa Siap Dialog Damai Soal Ukraina
Terpopuler
-
Pengusaha Sandiana Soemarko, Mengedepankan Kepedulian Sosial di Indonesia
-
Didukung Sang Bunda, Jirayut jadi Pemeran Utama di Film 'Cek Khodam'
-
AS Dorong Diplomasi Energi Nuklir di ASEAN, Sebut Indonesia Punya Modal Kuat
-
Menko AHY: Penerbangan RI Mulai Gunakan SAF di 2027 demi Tekan Emisi
-
Mendes Yandri Bakal Digitalisasi Program Jaga Desa untuk Cegah Penyelewengan
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo