Matamata.com - Putri Ayunda membintangi sebuah film horor garapan Visinema Pictures dan Legacy Pictures. Proses penggarapan film berjudul Tumbal Kanjeng Iblis itu ternyata menguras energi serta emosi para pemerannya.
"Boleh dibilang, pengalaman horor saya selama syuting Tumbal Kanjeng Iblis lumayan traumatis. Ada adegan yang bikin saya ke-triggered banget secara emosi, sampai memantapkan keyakinan buat menghindari daging merah," kata Putri Ayudya, dalam keterangan resmi yang diterima Matamata.com.
Tumbal Kanjeng Iblis mengambil lokasi syuting di sebuha rumah dengan arsitektur khas Jawa. Putri Ayudya yang memerankan Rosa sebenarnya cukup nyaman selama proses syuting. Hal yang membuatnya cukup menguras emosi justru adegan yang harus dijalaninya.
"Pas take salah satu adegan, malam itu saya tiba-tiba kepikiran ibu yang lagi sendirian di rumah, setelah meninggalnya ayah saya beberapa waktu lalu. Adegannya kurang lebih menampilkan Rosa, sedang terkoneksi dengan seseorang, yang enggak ada di ruangan itu," ujar Putri Ayudya.
"Saat itu, emosi saya bocor. Untung adegannya sesuai, memang butuh emosi itu. Begitu sutradara bilang cut, saya jadi sulit berhenti nangis. Di situ, Mas Miller (Miller Khan, aktor) benar-benar kasih support. Dia tepuk saya dan rasanya saya dengar Mas Miller bilang, 'I got you.' Saat itu, berasa banget kalau acting itu soal partnership," kata Putri Ayudya menambahkan.
Dari proses syuting film itu juga, perempuan 34 tahun ini memutuskan untuk berhenti mengonsumi daging merah. Niat ini sebenarnya sudah muncul sejak beberapa waktu lalu, tetapi baru bisa benar-benar ia jalani sejak selesai menjalani syuting Tumbal Kanjeng Iblis.
Selain Putri Ayudya, Tumbal Kanjeng Iblis juga dibintangi Sheryl Sheinafia, Miller Khan, Omar Daniel, dan Yunita Siregar. Rencananya, film ini akan diputar serentak di bioskop pada 22 Desember 2022.
Berita Terkait
-
Charles Gozali Hadirkan Badut Gendong, Horor-Action Penuh Teror dan Luka yang Menguras Emosi
-
Review Film Kuyank: Saatnya Horor Berbicara soal Realita Kultural, Bukan Hiperbola
-
Ghost Train: Saat Horor Jadi Cermin Sifat Gelap Manusia
-
'Kitab Sijjin dan Illiyyin' Dominasi Bioskop, Bukti Film Horor Indonesia Terus Naik Kelas
-
Diproduksi di Indonesia, Film 'Orang Ikan' Bawa Mitos Nusantara ke Layar Lebar Dunia
Terpopuler
-
Melalui Lagu 'Aku Bisa', Rucky Markiano Bangkit dari Luka dan Keterpurukan
-
Kunjungan Wisman April 2026 Naik, Devisa RI Tembus Rp68 Triliun
-
John Herdman Bangga Mathew Baker Jadi Debutan Termuda Timnas Indonesia
-
Tumbuh 34 Persen, Belanja Negara Mei 2026 Didorong Program Makan Bergizi Gratis dan Bansos
-
Ketua Komisi VII DPR: Nobar Piala Dunia 2026 Dorong Pertumbuhan Ekonomi UMKM
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo