Matamata.com - Koesdjono alias Djon Koeswoyo yang merupakan salah satu musisi legenda Indonesia meninggal dunia di usaia 90 tahun. Djon meninggal pada har ini, Jumat (2/12/2022) sekitar pukul 08.50 WIB.
Kabar duka dibagikan Stanley Tulung di Instagram. Menurutnya, Djon Koeswoyo meninggal dunia di RS AL Surabaya.
Djon Koeswoyo merupakan personel pertama grup band Koes Bersaudara, yang kemudian menjadi Koes Plus. Djon memainkan instrumental bass.
Djon Koeswoyo bersama saudaranya seperti Nomo Yok Koeswoyo merupakan musisi berpengaruh Tanah Air dengan karya-karya seperti "Bujangan", "Hidup yang Sepi", "Ayah", "Andaikan Kau Datang" dan lainnya. Karya Koes Plus masih disukai hingga kini dan banyak musisi muda yang mengransemen ulang lagu-lagu mereka.
Kabar meninggalnya Djon Koeswoyo mendapat banyak tanggapan dari warganet dan sejumlah artis. Mereka mendaoakan agar Djon mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan YME.
"Turut berduka cita sedalam-dalamnya, semoga ditempatkan di sisi Tuhan YME," kata Roy Jeconiah.
"Turut berduka cita, RIP untuk beliau," komentar Erwin Badudu.
"Innalillahi wainnaillaihi rajiun. Turut berdukacita yang mendalam atas wafatnya Djon Koeswoyo. Semoga almarhum mendapatkan tempat yang mulia di sisi Allah SWT," kata akun @irawan_klino.
Baca Juga
Berita Terkait
Terpopuler
-
Atasi Penumpukan Kontainer Tanjung Priok, Menkeu Purbaya Desak Regulasi Denda Importir
-
Mensesneg Respons Usulan Menteri HAM soal Jabatan Sipil dalam Revisi UU Polri
-
Menkeu Purbaya Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Tak Bebani Fiskal Nasional
-
Melalui Lagu 'Aku Bisa', Rucky Markiano Bangkit dari Luka dan Keterpurukan
-
Kunjungan Wisman April 2026 Naik, Devisa RI Tembus Rp68 Triliun
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo