Yohanes Endra Yuliani | MataMata.com
Potret Terkini Agnez Mo Pamer Tato Baru (Instagram/agnezmo)

Matamata.com - Sebuah video beredar dengan memuat klaim bahwa penyanyi Agnez Mo menampar mulut Pinkan Mambo. Kabar tersebut pertama diketahui dari akun YouTube Faktual TV.

Bila diperhatikan, kanal YouTube yang memiliki subscriber lebih dari 300 ribu itu mengunggah video tersebut 2 bulan lalu. Video itu diberi judul lengkap 'Dibikin Malu Malam Ini, Agnez Mo Tampar Mulut Pinkan Mambo- Raffi Ahmad Beri Pesan Ini, Billar'.

Video berdurasi sekitar 18 menit itu memunculkan foto Agnez Mo, Raffi Ahmad, dan Pinkan Mambo di thumbnail.

Baca Juga:
Akrab Banget! Intip 9 Potret Kedekatan Agnez Mo dan Bright Vachirawit yang Bikin Heboh

Lantas benarkah klaim Agnez Mo Tampar Pinkan Mambo?

Penjelasan

Setelah ditelusuri, video tersebut diawali dengan potongan wawancara Agnez Mo soal pendapatnya tentang omongan nyinyir. Menurut Agnez, bangsa yang besar bukanlah yang kerap berkomentar soal orang lain, melainkan dengan mengkritik diri sendiri.

Baca Juga:
Video Lawas Bunda Corla Nyanyi Sebelum Terkenal Viral: Adu Nada Tinggi dengan Agnez Mo

Kemudian, video berlanjut dengan pernyataan Raffi Ahmad yang tak menyangka bisa sesukses sekarang. Dilanjutkan dengan permintaan maaf Pinkan Mambo yang telah menyinggung Lesti Kejora. Ia menyebut tak bermaksud mengatai Lesti jelek.

Video tiba-tiba berlanjut dengan cuplikan Pinkan Mambo di podcast Maia Estianty membahas masa lalu. Kemudian Narator menyebut Pinkan takut dilaporkan ke polisi hingga minta maaf setelah menyinggung sejumlah nama publik figur mulai dari Lesti Kejora, Rizky Billar, Maia Estianty hingga Raffi Ahmad.

Pernyataan Agnez Monica, Raffi Ahmad, dan Pinkan Mambo tak saling berkaitan. Masing-masing berbeda konteks.

Baca Juga:
Ngakak, Agnez Mo Kirim Pesan ke Bunda Corla: Bunda Gak Ngerti, Bahasa Inggris Kau Bandit!

Kesimpulan

Dari penjelasan tersebut, bisa dipastikan bahwa klaim yang ada dijudul video adalah salah atau hoaks. Judul tidak relevan dengan isi video. Video ini termasuk dalam konten yang menyesatkan.

Load More