Matamata.com - Ressa Herlambang Akui Khilaf Bawa Kabur Duit Puluhan Juta: Gak Ada Makhluk yang Sempurna
Ressa Herlambang akhirnya muncul untuk menjawab kasus dugaan penipuan yang dituduhkan kepadanya. Setelah memenuhi panggilan polisi, Ressa Herlambang mengakui dirinya memang membawa kabur uang puluhan juta dari perempuan bernama Cleopatra.
Untuk diketahui, Ressa Herlambang dilaporkan pada 11 Mei 2022 atas dugaan penipuan terhadap Cleopatra.
Awalnya, Ressa Herlambang dan Cleopatra menyepakati kontrak kerja sama pembuatan lagu senilai Rp 50 juta. Namun setelah menerima uang, sang musisi ingkar janji.
Kini Ressa Herlambang mengakui kesalahannya setelah berdamai dengan Cleopatra selaku pelapor. Ia pun mengaku khilaf ketika membawa kabur uang tersebut.
"Tidak ada makhluk yang sempurna, pasti ada khilaf dan lain-lain," ujar Ressa Herlambang di Mapolres Metro Jakarta Utara, Rabu (22/2/2023).
Ressa Herlambang berjanji tidak akan mengulangi kesalahan yang sama di masa mendatang. Cukup kali ini saja ia berurusan dengan pihak berwajib.
"Buat saya ini jadi satu pembelajaran. Mudah-mudahan ke depan semua bisa lebih baik lagi," kata Ressa Herlambang.
Ressa Herlambang juga berharap kelak tidak ada lagi pihak-pihak yang coba memperkeruh suasana lewat tudingan penipuan seperti yang baru saja ia lewati.
"Saya tidak ingin bermusuhan dengan siapa pun. Berhubungan baik dan menjaga silaturahmi itu lebih penting," tegas Ressa Herlambang.
Sebelumnya, Ressa Herlambang disebut beberapa kali mangkir saat diminta hadir pemeriksaan atas laporan Cleopatra. Ia sampai terancam dihadirkan paksa untuk memberikan keterangan.
Namun pada 21 Februari 2023, Ressa Herlambang akhirnya datang memenuhi panggilan pemeriksaan dari penyidik Polres Metro Jakarta Utara. Di hadapan penyidik, Ressa Herlambang menyatakan sudah berdamai dengan Cleopatra.
Lebih lanjut, Ressa Herlambang mengaku siap mengganti kerugian uang kontrak kerja sama serta biaya pembelian satu unit iPhone sebesar Rp 19 juta. (Adiyoga Priyambodo)
Berita Terkait
-
Pakar: Agresi Israel ke Lebanon Ganjal Kesepakatan Damai AS-Iran
-
Kanselir Jerman Friedrich Merz: Eropa Siap Dialog Damai Soal Ukraina
-
China Dukung Kesepakatan Damai AS-Iran dan Pembukaan Selat Hormuz
-
Kemenag Papua: Nilai Nyepi Jadi Perekat Kerukunan di Bumi Cenderawasih
-
Dubes Malaysia Sambut Tawaran Presiden Prabowo Mediasi Konflik AS-Israel dan Iran
Terpopuler
-
Pengusaha Sandiana Soemarko, Mengedepankan Kepedulian Sosial di Indonesia
-
Didukung Sang Bunda, Jirayut jadi Pemeran Utama di Film 'Cek Khodam'
-
AS Dorong Diplomasi Energi Nuklir di ASEAN, Sebut Indonesia Punya Modal Kuat
-
Menko AHY: Penerbangan RI Mulai Gunakan SAF di 2027 demi Tekan Emisi
-
Mendes Yandri Bakal Digitalisasi Program Jaga Desa untuk Cegah Penyelewengan
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo