Matamata.com - Duta Besar Malaysia untuk Indonesia, Dato' Syed Mohamad Hasrin Tengku Hussin, menyatakan dukungannya terhadap tawaran Presiden RI Prabowo Subianto untuk menjadi mediator perdamaian antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.
Menurutnya, langkah ini merupakan cerminan usaha bersama dalam mengakhiri konflik global.
Dubes Hasrin memandang usulan tersebut sebagai peran aktif Indonesia dalam menawarkan solusi, serupa dengan upaya berbagai pemimpin dunia dalam menengahi konflik Rusia-Ukraina.
“Kami menyambut baik usulan dari negara mana pun, termasuk dari Presiden Prabowo, untuk menjadi mediator dalam konflik ini. Setiap negara perlu mencari jalan dan menyarankan langkah untuk menghentikan perseteruan,” ujar Dubes Hasrin di Jakarta, Selasa (3/3).
Selain melalui jalur mediasi antarnegara, ia juga menekankan pentingnya peran Sekretaris Jenderal PBB dalam mewujudkan perdamaian di tingkat global. Malaysia dan Indonesia, lanjutnya, terus mendesak semua pihak yang bertikai untuk segera melakukan deeskalasi dan gencatan senjata, terlebih saat ini memasuki bulan suci Ramadan.
Kecaman atas Serangan ke Iran Dubes Hasrin juga menyampaikan bahwa Perdana Menteri Malaysia telah mengecam keras serangan gabungan yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel ke Iran pada Sabtu lalu.
Serangan yang menyasar ibu kota Teheran tersebut dilaporkan merusak infrastruktur dan menelan korban jiwa, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.
"Perdana Menteri Malaysia sudah mengecam sekeras-kerasnya serangan tersebut yang mengakibatkan banyaknya korban jiwa. Eskalasi ini mengguncang kestabilan kawasan Timur Tengah," tambahnya.
Sebagai balasan, Iran melancarkan serangan drone dan rudal ke wilayah Israel serta aset-aset AS di sejumlah negara Teluk. Menanggapi situasi yang kian memanas, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri menyerukan penghentian segera permusuhan.
Presiden Prabowo Subianto menyatakan kesiapannya untuk bertolak langsung ke Teheran guna memfasilitasi dialog, apabila pihak-pihak yang bertikai menyetujui peran mediasi tersebut. Indonesia berkomitmen penuh untuk menciptakan kembali kondisi kawasan yang kondusif demi kemanusiaan. (Antara)
Baca Juga
Berita Terkait
-
Bawa Investasi Rp380 Triliun, Presiden Prabowo Tiba di Jakarta Usai Lawatan dari Jepang dan Korsel
-
DPR dan Pemerintah Jamin Stok BBM Aman, Harga Dipastikan Tidak Naik
-
BGN Perketat SOP Makan Bergizi Gratis, 760 Satuan Pelayanan Dihentikan Sementara
-
DPR Dukung Pembentukan Kemenekraf, Tekankan Perlindungan Pekerja Kreatif
-
Kawendra Lukistian: Kasus Amsal Sitepu Cederai Semangat Presiden Prabowo Majukan Ekraf
Terpopuler
-
Menag Nasaruddin Umar Ucapkan Selamat Paskah 2026, Ajak Umat Doakan Kedamaian Bangsa
-
Wapres Gibran Lepas 150 Alumni LPDP Pejuang Digital ke Wilayah 3T
-
Polisi Ungkap Motif Penyiraman Air Keras di Bekasi, Pelaku Dendam Sejak 2018
-
Kemensos Salurkan Bantuan Rp11,70 Miliar untuk Korban Bencana Hidrometeorologi di Agam
-
KPK Usut Aliran Uang Pendaftaran Perangkat Desa dalam Kasus Bupati Pati Sudewo
Terkini
-
Menag Nasaruddin Umar Ucapkan Selamat Paskah 2026, Ajak Umat Doakan Kedamaian Bangsa
-
Wapres Gibran Lepas 150 Alumni LPDP Pejuang Digital ke Wilayah 3T
-
Polisi Ungkap Motif Penyiraman Air Keras di Bekasi, Pelaku Dendam Sejak 2018
-
Kemensos Salurkan Bantuan Rp11,70 Miliar untuk Korban Bencana Hidrometeorologi di Agam
-
KPK Usut Aliran Uang Pendaftaran Perangkat Desa dalam Kasus Bupati Pati Sudewo