Matamata.com - Santi menerangkan kronologi wafatnya sang suami, Salman Al Farisi, pemeran Koh Ahong di sinetron Si Doel Anak Sekolahan, yang disebabkan oleh komplikasi penyakit. Dimulai dari serangan jantung hingga akhirnya terkena stroke.
"Pertamanya sih serangan jantung terus kena paru-paru, habis itu stroke," kata Santi, ditemui di kediamannya di kawasan Cinere, Depok, Jawa Barat pada Selasa (13/6/2023).
Koh Ahong dirawat di rumah sakit selama dua minggu sebelum akhirnya meninggal dunia. "Awalnya sempat main sama cucu, terus muntah-muntah dan dibawa ke rumah sakit," ujar Santi.
Selama menjalani perawatan di rumah sakit, kondisi Ahong berangsur menurun. Aktor 68 itu bahkan sampai harus menggunakan alat medis di bagian leher.
"Paling parahnya karena penyumbatan ya, terus dia juga sudah tidak bisa terima makanan lagi," terang istri Koh Ahong.
Sebelum dirawat dua minggu, Koh Ahong memang sempat bolak-balik rumah sakit. Santi mengungkap, suaminya juga sempat koma.
Hal ini senada dengan yang diungkap Rano Karno dalam ucapan belasungkawa di Instagram. "Akhir Maret, sebelum lebaran," ujar istri Koh Ahong.
Pemeran Koh Ahong di sinetron Si Doel Anak Sekolahan, Salman Al Farisi meninggal dunia di Rumah Sakit Mayapada, Lebak Bulus, Jakarta Selatan pada Selasa (13/6/2023) pukul 06.00 WIB.
Rencananya, jenazah lelaki bernama asli Kasiman ini akan dimakamkan hari ini, Selasa (13/6/2023) di TPU kawasan Meruyung, Depok, Jawa Barat selepas Ashar.
Berita Terkait
-
Profil Salman Al Farisi, Pemeran Koh Ahong Si Doel Anak Sekolahan yang Tutup Usia
-
Koh Ahong Bisikan Wasiat ke Istri sebelum Meninggal: Semua Minta Dirapikan dalam Semalam
-
Diungkap Sang Anak, Ini Penyebab Meninggalnya Koh Ahong Si Doel
-
Koma 3 Bulan, Kondisi Pemeran Koh Ahong Si Doel Anak Sekolahan Sebelum Meninggal Terjawab
-
Berita Duka, Pemeran Koh Ahong di Si Doel Anak Sekolahan Meninggal Dunia
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo