Matamata.com - Putri Ariani memukau ketika membawakan lagu 'Rungkad' di perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia di Istana Negara pada Kamis (17/8/2023) lalu. Tidak hanya menuai pujian, penampilan Putri rupanya juga memicu perdebatan di Twitter.
Penyanyi yang booming usai tampil di America's Got Talent ini tampil membawakan lagu 'Rungkad' di Istana Negara dalam momen kemerdekaan tersebut. Saat Putri Ariani sedang tampil, terlihat seluruh isi Istana Negara ikut berjoget mengikuti irama lagu yang dinyanyikan oleh Happy Asmara ini.
Di Twitter, penampilan Putri Ariani ini rupanya tidak hanya mendapat pujian. Dirinya juga memicu perdebatan di media sosial tersebut. Beberapa netizen menyayangkan pemilihan lagu 'Rungkad' di momen kemerdekaan.
Pasalnya, lagu dengan bahasa Jawa sudah cukup sering dinyanyikan dalam berbagai event penting di Istana Negara. Netizen dengan akun @gunasatwam menyebut jika tidak ada yang salah dengan pemilihan lagu Jawa di momen ini. Dirinya lalu meminta netizen untuk menikmati penampilan Putri Ariani.
"Ada yang sensi kenapa pakai lagu Jawa, ada yang marah kenapa pakai 'Rungkad'. Kenapa gak dinikmati aja sih? Lagi merayakan kemerdekaan lho ini" tulis akun tersebut.
Pernyataannya ini lalu dibantah oleh akun lainya @valeeewww yang menyebut jika alasan ditolaknya penggunaan lagu berbahasa Jawa di momen ini karena tidak semua orang bisa paham menggunakan bahasa tersebut.
"Kurang cocok aja sih wkwk apalagi gak semua suku paham bahasa Jawa" tulis akun tersebut membalas.
Terlepas dari berbagai perdebatan yang beredar terkait penampilan Putri Ariani di Istana Negara ini, dirinya tetap mendapat sambutan hangat karena tampil dengan memukau di Hari Kemerdekaan Indonesia.
Berita Terkait
-
Prabowo Tegaskan Kekayaan Alam Milik Bangsa, Pengusaha Batu Bara dan CPO Wajib Utamakan Kebutuhan Domestik
-
Prabowo di Nuzulul Qur'an: Korupsi Harus Dihilangkan, Itu Ajaran Agama
-
Biro Pers Istana Pastikan Penarikan ID Wartawan Tak Terulang
-
Sejumlah Pejabat Dipanggil ke Istana, Isu Reshuffle Kabinet Menguat
-
Prabowo Terima Aspirasi Buruh, Ormas, dan Tokoh Agama di Istana Negara
Terpopuler
-
KPK: Lemahnya Kaderisasi Parpol Picu Praktik Mahar Politik dan Korupsi
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Karakter Kuat Rio Dewanto di Sinetron 'Jejak Duka Diandra', Digandrungi Penonton
-
Kemenkes Percepat Sertifikasi Higiene 26 Ribu Dapur Gizi di Seluruh Indonesia
-
Yusril Ihza Mahendra Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik Tajam Akademisi
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo