Matamata.com - Keputusan Deddy Corbuzier pindah keyakinan rupanya masih menjadi perbincangan publik. Ia diketahui merupakan penganut agama Katolik dan dikenal cukup taat dalam menjalankan ibadahnya.
Sosok pesulap yang banting setir menjadi youtuber ini kemudian memutuskan menjadi mualaf pada 2019 lalu dipandu oleh Gus Miftah yang merupakan guru mengajinya.
Tentunya keputusan ini mencuri perhatian banyak orang termasuk Denny Sumargo. Terang-terangan ia menanyakan alasan Deddy Corbuzier memutuskan menjadi mualaf dalam podcastnya.
Menanggapi pertanyaan ini, ayah satu anak itu mengungkap bila keputusan berpindah keyakinan merupakan pilihan dari diri sendiri. Dirinya pun menyinggung mengenai agama sebelumnya yang dianggap sebagai pemberian orang tua saja.
"Agama gua dulu adalah agama pemberian orang tua, bukan pilihan," ungkap Deddy Corbuzier seperti dikutip dari akun Youtube Short @shortsssss.
Deddy Corbuzier juga menekankan bila keputusan berpindah agama ini sudah dipikirkan matang-matang mengikuti logika.
"Logika karena agama harus berjalan dengan logika," tegas Deddy Corbuzier.
Meski demikian, ia menegaskan bila semua agama baik dan tak bermaksud menyinggung keyakinan yang sebelumnya ia anut.
"Tidak mengatakan agama gue sebelumnya jelek ya, gue mengatakan semua agama baik tapi benar tidaknya agama kan tergantung pribadi masing-masing," jelasnya.
Alhasil pengakuan Deddy Corbuzier ini mencuri perhatian publik dan menuai beragam komentar.
"Mas Dedi cara berbicaranya berkelas, menunjukkan kecerdasan beliau. Menjelaskan tanpa menyerang tapi bisa menjadi bahan pikiran bagi orang lain," tulis seorang warganet.
"Keren Om, semoga kita semua istiqomah dalam Islam aamiin," puji warganet lain. "Benar banget, semua agama baik, tp kebenarannya adalah keyakinan kita menjalankan agama kita," sahut warganet yang berbeda.
Berita Terkait
-
Kemenag Pastikan TPG Guru Madrasah Cair Bertahap Mulai Pekan Ini
-
Kemenag Siapkan Pembentukan Ditjen Pesantren, Fokus Urus 42 Ribu Lembaga
-
Al-Quran Produksi Indonesia Rambah Pasar Mesir, Kemenag Teken MoU dengan 4 Mitra Strategis
-
Kemenag Perkenalkan Konsep Ekoteologi di Forum Internasional Mesir
-
Seskab Teddy Ajak Umat Islam Jadikan Isra Mikraj Momentum Teguhkan Iman
Terpopuler
-
Ketika Semesta Qodrat Menyambut Lahirnya Teror Badut Gendong, yang Siap Mengoyak Jagat Sinematik Horor Indonesia!
-
Menbud Fadli Zon: Iduladha Perkuat Solidaritas Sosial dan Budaya Gotong Royong
-
BGN dan Polri Usut Penipuan Jual-Beli Titik SPPG Makan Bergizi Gratis
-
Presiden Prabowo Sumbang Sapi Kurban 1,2 Ton untuk Korban Banjir Dayeuhkolot
-
Ratusan Warga Nagarawangi bersama Lifebuoy Gelar Zumba, UMKM hingga Games di Tasikmalaya
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo