Matamata.com - Masih terus bergelut dengan Royalti, Ahmad Dhani baru-baru ini membeberkan pendapatan royalti di LMK Wahana Musik Indonesia (WAMI) sepanjang tahun 2023. Blak-blakan, Ahmad Dhani membeberkan sejumlah royalti yang dimaksud.
Saat itu, Ahmad Dhani membeberkan pendapatan royalti di WAMI hanya mencapai Rp90 juta untuk live event sepanjang tahun 2023.
"Kita mendapatkan laporan daripada WAMI tahun 2023, royalti live event dari seluruh konser daripada lagu-lagu penyanyi yang menggunakan lagu komposer itu kita mendapatkan laporannya 900 juta dalam satu tahun," ungkap Ahmad Dhani dikutip dari NITNOT pada Selasa (23/1/2024).
Ahmad Dhani kemudian membandingkan laporan pendapatan royalti WAMI selama tahun 2023 yang sangat tidak masuk akal. Tak hanya itu, Ahmad Dhani menduga bahwa ada okmun yang selama ini telah menggelapkan pendapatan royalti WAMI.
"Padahal barusan saya mau ngontrak Judika untuk show tunggal, harganya Rp1,5 miliar. Jadi ini jadi bayangan aja. Show tunggal Judika Rp1,5 miliar sekali show, ini laporan WAMI Rp900 juta rupiah untuk semua komposer selama setahun konser seluruh Indonesia," ujar Ahmad Dhani.
"Jadi, di sini pasti ada malingnya. Pasti ada maling di sini, diduga, tapi pasti ada malingnya ini," lanjutnya.
Unek-unek itu membuat Ahmad Dhani merasa bahwa LMKN dan LMK tidak kompeten dalam mengurus masalah royalti.
"Maksud saya gini, kalau LMKN dan LMK ini nggak bisa ngurus yang namanya royalti live event, udahlah, nggak usah banyak berkelit, memang kalian nggak bisa ngurusin ini," tutup Ahmad Dhani.
Berita Terkait
-
Perdana Tampil di 'The Icon Indonesia', Sienna Spiro Bangga
-
Presiden Prabowo dan Sejumlah Menteri Hadiri Resepsi Pernikahan El Rumi-Syifa Hadju
-
LMKN: Platform Digital Wajib Bayar Royalti Musik, Kreator Konten Tidak Dibebani
-
Kemenkumham Tegaskan Konser Akademik Bebas dari Penarikan Royalti
-
Ahmad Dhani Disemprit Ketua Komisi XIII DPR saat Rapat UU Hak Cipta
Terpopuler
-
Cegah DBD! Warga Kalisari Jakarta Timur, Kompak di Pertemuan Jumantik
-
Soroti Anggota Polri Ikut Ormas, Ketua Komisi III DPR: Etis Enggak Pimpinan Deklarasi?
-
Golkar Desak Badan Gizi Nasional Jamin Transparansi Penunjukan Titik SPPG
-
KSP Tegaskan Komitmen Penyelamatan Aset Negara, Satgas PKH Amankan Rp371 Triliun
-
Sentil Asas Keadilan, Menteri HAM Usul Sipil Juga Bisa Duduki Jabatan Strategis di Polri
Terkini
-
Pertama di Asia, Daft Funk Live Hadir di Jakarta Jadi Persembahan Tribute Daft Punk
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Bandit Tayang Perdana di JAFF 2025: Drama Aksi tentang Pelarian & Balas Dendam
-
Bukan Sekadar Nostalgia: Ini 3 Alasan Setting Film 'Rangga & Cinta' Tetap di Tahun 2000-an
-
LAKON Indonesia Membawa Warisan dan Inovasi ke Panggung Utama Osaka World Expo