Matamata.com - Bicara tentang film horor, yang terbesit di benak kita biasanya cerita film berisi hantu-hantu menyeramkan.
Ya, film horor identik dengan hantu. Namun tak semuanya begitu. Horor tidak melulu menampilkan hantu seram.
Bahkan ada beberapa film horor menyajikan cerita menyeramkan tanpa memunculkan sosok hantu.
Mengandalkan cerita-cerita mitos atau kebiasaan kuno masyarakat yang dianggap sakral pun menimbulkan sense of mistis.
Seperti lima film di bawah ini. Film-film ini sukses membuat penonton tegang dengan jalan ceritanya.
Padahal, film-film ini tidak menampilkan hantu dalam ceritanya.
Berikut Matamata.com berikan ulasannya.
1. Modus Anomali (2012)
Film besutan Joko Anwar ini menceritakan tentang liburan seorang laki-laki bersama istri dan dua anaknya, di sebuah kabin di hutan.
Mereka dikejutkan dengan hadirnya seseorang yang tak diundang.
Sebelum menyadari apa yang terjadi, laki-laki itu mendapati dirinya terpisah dari keluarganya.
Ketika dia mulai menemukan beberapa jam alarm yang tersebar di hutan, dia tiba-tiba harus berpacu dengan waktu jika ingin bertemu dengan keluarganya kembali.
Singkatnya, film ini menceritakan tentang pembunuhan keluarga yang sedang berlibur di hutan.
2. The Silence of the Lambs (1991)
IMDB
Film ini menceritakan tentang Dr Hannibal Lecter yang merupakan seorang psikiater, pembunuh genius, dan kanibal.
Dalam film ini, Clarice Starling seorang pelatihan FBI muda dikirim untuk bertemu dengan Lecter yang dipenjara untuk meminta nasihat dalam menangkap seorang pembunuh berantai yang bernama Buffalo Bill yang menculik wanita untuk dikuliti.
Selama kunjungan, Dr Lecter menguji mental dan pikiran Agen Sterling. Ia membuat Sterling membangkitkan kenangan buruk masa kecil.
Film ini memenangkan lima Academy Awards termasuk Film Terbaik.
3. Flatliners (1990 & 2017)
IMDB
Film ini menceritakan tentang lima mahasiswa kedokteran yang terobsesi dengan sesuatu di luar batas-batas kehidupan.
Kemudian mereka melakukan aksi mati suri untuk melihat gambaran langsung tentang kehidupan di akhirat.
4. Alone (2007)
IMDB
Film horror asal Thailand ini menceritakan tentang kisah Pim yang pindah dari Thailand ke Korea untuk melarikan diri dari rasa bersalah karena menjadi separuh dari seorang kembar yang masih hidup.
Kilas balik ke masa kecil Pim menunjukkan bagaimana hubungan pahit dengan saudara perempuannya, dan komitmen mereka untuk tetap bersama selamanya, berubah menjadi ikatan represif yang akhirnya mengarah pada pemisahan.
Setelah dia kembali mengunjungi ibunya yang sekarat, semangat adik perempuannya yang sudah mati dengan marah menyodorkan dirinya ke dalam kehidupan Pim.
5. Audition (1999)
IMDB
Bercerita tentang seorang produser film yang dimintai tolong oleh temannya mencarikan calon istri untuk ayahnya.
Lalu produser film itu memutuskan untuk menyelenggarakan audisi palsu untuk casting aktris utama untuk film palsu.
Mereka menemukan kandidat wanita bernama Asami, sosok misterius.
Matamata.com/Uni Irmagani
Berita Terkait
-
Review Film Kuyank: Saatnya Horor Berbicara soal Realita Kultural, Bukan Hiperbola
-
Ghost Train: Saat Horor Jadi Cermin Sifat Gelap Manusia
-
'Kitab Sijjin dan Illiyyin' Dominasi Bioskop, Bukti Film Horor Indonesia Terus Naik Kelas
-
Diproduksi di Indonesia, Film 'Orang Ikan' Bawa Mitos Nusantara ke Layar Lebar Dunia
-
Kebijakan Dedi Mulyadi Kirim Siswa Bandel ke Barak Tuai Pro-Kontra, Joko Anwar: Cara Lama Tak Bikin Anak Lebih Baik
Terpopuler
-
Wamenhaj Coreat Enam Calon Petugas Haji karena Tak Jujur Soal Riwayat Penyakit
-
Prabowo Koreksi Desain IKN: Tambah Embung dan Perkuat Antisipasi Karhutla
-
Presiden Prabowo Melawat ke Inggris Pekan Depan, Bidik Kerja Sama Universitas Papan Atas
-
Denmark Peringatkan AS: Upaya Rebut Greenland Bisa Jadi Lonceng Kematian NATO
-
Menteri PKP Targetkan Pembangunan Ratusan Rusun Subsidi Sepanjang 2026
Terkini
-
8 Tips Liburan Hemat ke Bandung yang Patut Dicoba
-
Bersih Maksimal dan Hemat Energi! Ini 5 Mesin Cuci Panasonic Terbaik 2026
-
Biasa Dikelilingi Cowok, Ringgo Agus Rahman Girang Jadi yang "Paling Ganteng" di Film Terbaru
-
Happy Catchy Studio dan Keluarga Resmi Luncurkan Didi Kempot AI, Inovasi Digital Pelestarian Warisan Budaya
-
Pameran 'SUARA Indonesia!' Hadir di Yogyakarta, Refleksi 20 Tahun Konvensi UNESCO tentang Keberagaman Budaya