Matamata.com - Tahun Baru 2019 telah tiba. Banyak proses, momen dan peristiwa yang telah dialami sepanjang tahun 2018. Berbondong-bondong orang menyusun rencana menghabiskan momen pergantian tahun semalam (31/12), salah satunya menonton Padi Reborn di Stargazing Royal Ambarrukmo, Yogyakarta.
''Selamat tinggal tahun 2018, terima kasih atas segala peluh, proses, tawa dan duka yang kita jalani bersama,'' kurang lebih pikiran ini yang terlintas di benak kami kala terompet tahun baru dengan semarak ditiupkan di panggung Stargazing Royal Ambarrukmo.
Mengiringi malam pergantian tahun (31/12), Padi Reborn menutup pesta yang diadakan kurang lebih 4 jam tersebut dengan begitu manis. Stargazing meninggalkan momen berkesan pada penghujung 2018.
Sederet tembang andalan band yang beranggotakan Yoyo, Rindra, Piyu, Ari dan Fadly ini berturut-turut mengaduk emosi para penonton yang memenuhi The Kasultanan Ballroom Royal Ambarrukmo.
Kurang lebih 800 penonton ikut bernyanyi bersama kala single-single terbaik seperti Mahadewi, Sesuatu yang Indah, Semua Tak Sama dan Begitu Indah dinyanyikan.
Menyimak Padi Reborn tak sulit hati dan pikiran kami terhuyung-huyung, gontai silih berganti, terbuai lantunan indah Harmony dan terluka kala mengenang segenap harapan yang bertepuk sebelah tangan pada nomor Kasih Tak Sampai.
Lagu legendaris ini seakan mengantarkan luka lama yang mungkin sempat singgah dalam kehidupan setiap orang. Tak terkecuali penonton Stargazing malam itu.
Siapa yang tak tersayat menyimak deretan teks berikut:
Sudah .. terlambat sudah
Kini semua harus berakhir
Mungkin inilah jalan yang terbaik
Dan kita mesti relakan kenyataan
Tetaplah menjadi bintang di langit
Agar cinta kita akan abadi
Biarlah sinarmu tetap menyinari alam ini
Agar menjadi saksi cinta kita
Beruntung, lagu patah hati nan dijalin dalam komposisi musik ajaib tersebut tak begitu lama mengombang-ambingkan ingatan penonton lintas generasi malam itu. Sebab lagu penutup Sobat yang enerjik menuntaskan akhir tahun 2018 dengan koor menggema yang sempurna.
Selain Padi Reborn yang mengantarkan malam pergantian tahun dengan epik, Stargazing Royal Ambarrukmo turut menampilkan DJ Rhino, Pragina Gong, hingga Sheila Majid featuring Tohpati yang mengajak ratusan penonton menyanyikan kembali tembang-tembang kenangan macam Kerinduan, Antara Anyer dan Jakarta, hingga Sinaran.
Pesta kembang api
Padi Reborn menjadi gong penutup gelaran Stargazing Royal Ambarrukmo (31/12) sekaligus mengiringi hitung mundur malam pergantian tahun.
Saat terompet ditiupkan, di luar ruangan The Kasultanan Ballroom, tempat konser pergantian tahun ini diadakan, riuh oleh petasan yang bersahut-sahutan dan kembang api.
Seluruh penonton dalam empat kelas berbeda, yakni Diamond, Platinum, Gold, dan Silver mulai beringsut menyimak pesta kembang api di pelataran halaman Royal Ambarrukmo. Benar-benar konser yang berkesan.
Welcome 2019!
GuideKu.com: Aditya Prasanda
Sumber: GuideKu.com
Berita Terkait
-
Chapter Jogja 2026 Hadirkan Ruang Pertemuan Seni, Komunitas, dan Pasar dalam Satu Ekosistem
-
DPR Desak Evaluasi Total Aturan Daycare Pasca-kasus Kekerasan Anak di Yogyakarta
-
Kementerian Kebudayaan Dukung Gelaran Hari Wayang Dunia 2026 di Yogyakarta
-
Sultan HB X Gelar Prosesi Jejak Banon, Tradisi Langka yang Hanya Digelar Setiap Delapan Tahun
-
Sultan HB X: Aspirasi Mahasiswa Harus Disampaikan Tanpa Kekerasan
Terpopuler
-
Tring! by Pegadaian FORESTRA 2026 Umumkan Jajaran Penampil Tahap 2, Merayakan Harmoni Musik dan Alam di Tengah Hutan
-
Menuju Panggung Internasional, Atlet Muda Indonesia Dibina dengan Jangka Panjang
-
Menkeu Purbaya Tambah Penempatan Dana Pemerintah Rp400 Triliun di Bank Himbara
-
ESDM Sempat Tahan Ekspor Batu Bara demi Amankan Listrik PLN
-
Menbud Fadli Zon Sebut Indonesia Masih Kekurangan 7.500 Layar Bioskop
Terkini
-
Tring! by Pegadaian FORESTRA 2026 Umumkan Jajaran Penampil Tahap 2, Merayakan Harmoni Musik dan Alam di Tengah Hutan
-
Chapter Jogja 2026 Hadirkan Ruang Pertemuan Seni, Komunitas, dan Pasar dalam Satu Ekosistem
-
ARTJOG 2026 Dibuka, Seni Jadi Ruang Dialog Antargenerasi
-
Indonesias Horse Racing: Naga Sembilan Rebut Piala Paku Alam, Pesta Karnaval dan Inul Daratista Hibur Ribuan Pengunjung
-
Youth Break the Boundaries Umumkan Pemenang JYS 2026 di Osaka, Pemuda Dunia Pamer Inovasi & Budaya