Matamata.com - Debat Calon Wakil Presiden (Cawapres) 2019 baru saja digelar pada, Minggu (17/03/2019). Debat yang mempertemukan Sandiaga Uno dan Ma'ruf Amin ini mengusung tema pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, serta sosial dan kebudayaan.
Debat Cawapres 2019 ini menghadirkan sembilan panelis untuk memberikan pertanyaan. Alfito Deannova dan Putri Ayuningtyas dipercaya menjadi moderator debat Cawapres kali ini.
Putri Ayuningtyas sebelumnya pernah menjadi moderator dalam debat Pemilihan Gubernur Jawa Tengah pada April 2018 di Semarang. Putri adalah seorang jurnalis yang mumpuni.
Berikut Matamata.com berikan potret Putri Ayuningtyas, moderator debat Cawapres 2019.
1. Jurnalis CNN
Putri Ayuningtyas saat ini menjadi jurnalis di CNN Indonesia Tv, ia biasanya ada di depan layar seperti news anchor.
2. Metro TV
Putri Ayuningtyas juga sempat menjadi reporter di Metro TV yang terjun ke lapangan dan menyiarkan langsung dari lokasi kejadian.
3. Kuliah
Putri Ayuningtyas menempuh pendidikan di jurusan Teknik di Universitas Atmajaya Yogyakarta.
4. Karier
Ibu satu anak ini, mulai berkarier di dunia jurnalistik sejak tahun 2007 menjadi wartawan di Media Indonesia.
5. Yayasan
Disibukkan menjadi sorang jurnalis, Putri Ayuningtyas masih menyisihkan waktu untuk melakukan aksi sosial. Ia memiliki Yayasan Anak Masa Depan Indonesia (AMDI)
Terpopuler
-
Istana: RUU Penanggulangan Disinformasi dan Propaganda Asing Masih Sebatas Wacana
-
Wamenhaj Coreat Enam Calon Petugas Haji karena Tak Jujur Soal Riwayat Penyakit
-
Prabowo Koreksi Desain IKN: Tambah Embung dan Perkuat Antisipasi Karhutla
-
Presiden Prabowo Melawat ke Inggris Pekan Depan, Bidik Kerja Sama Universitas Papan Atas
-
Denmark Peringatkan AS: Upaya Rebut Greenland Bisa Jadi Lonceng Kematian NATO
Terkini
-
8 Tips Liburan Hemat ke Bandung yang Patut Dicoba
-
Bersih Maksimal dan Hemat Energi! Ini 5 Mesin Cuci Panasonic Terbaik 2026
-
Biasa Dikelilingi Cowok, Ringgo Agus Rahman Girang Jadi yang "Paling Ganteng" di Film Terbaru
-
Happy Catchy Studio dan Keluarga Resmi Luncurkan Didi Kempot AI, Inovasi Digital Pelestarian Warisan Budaya
-
Pameran 'SUARA Indonesia!' Hadir di Yogyakarta, Refleksi 20 Tahun Konvensi UNESCO tentang Keberagaman Budaya