Matamata.com - Beda Gaya Syahrini Vs Luna Maya di Atas Salju, Keren Mana?
Luna Maya baru-baru ini unggah fotonya saat berlibur di Pegunungan Alpen wilayah Prancis. Di sana, eks kekasih Reino Barack itu menyempatkan bermain olahraga ski.
Ini seperti diunggah Luna Maya lewat akun media sosial Instagramnya.
Luna Maya tampak sangat mahir mengendalikan papan ski dengan kedua tongkat di tangan, lengkap dengan helm, seragam hitam, serta kaca mata di arena ski.
Sesekali, perempuan berdarah Austria itu jatuh terjerembab mencium salju lantaran tak mampu mengedalikan papan seluncur.
Berikut videonya :
Bedanya, jika Luna Maya piawai bermain ski, Syahrini terlihat hanya bermain dan berfoto di atas salju. Ada juga video Syahrini sedang menaiki kereta gantung dengan pemandangan hamparan salju.
Berikut videonya:
Berita Terkait
-
Luna Maya Bangga Berkolaborasi dengan Sportstive+, Tayangkan Cabor Bergengsi
-
RIPrancis Bentuk Tim Kecil Bahas Peran Negara Palestina
-
Prabowo dan Delegasi RI Berdiri Tepuk Tangan saat Macron Umumkan Prancis Akui Palestina
-
Dukungan Prancis ke Palestina Dinilai Buka Jalan Baru bagi Perdamaian Dunia
-
Perkuat Diplomasi Ekraf, IndonesiaPrancis Bahas Kolaborasi Film hingga Game
Terpopuler
-
Piala Asia 2026: Timnas Futsal Indonesia Gelar Dua Uji Coba Tertutup Lawan Tajikistan dan Jepang
-
Istana: RUU Penanggulangan Disinformasi dan Propaganda Asing Masih Sebatas Wacana
-
Wamenhaj Coreat Enam Calon Petugas Haji karena Tak Jujur Soal Riwayat Penyakit
-
Prabowo Koreksi Desain IKN: Tambah Embung dan Perkuat Antisipasi Karhutla
-
Presiden Prabowo Melawat ke Inggris Pekan Depan, Bidik Kerja Sama Universitas Papan Atas
Terkini
-
8 Tips Liburan Hemat ke Bandung yang Patut Dicoba
-
Bersih Maksimal dan Hemat Energi! Ini 5 Mesin Cuci Panasonic Terbaik 2026
-
Biasa Dikelilingi Cowok, Ringgo Agus Rahman Girang Jadi yang "Paling Ganteng" di Film Terbaru
-
Happy Catchy Studio dan Keluarga Resmi Luncurkan Didi Kempot AI, Inovasi Digital Pelestarian Warisan Budaya
-
Pameran 'SUARA Indonesia!' Hadir di Yogyakarta, Refleksi 20 Tahun Konvensi UNESCO tentang Keberagaman Budaya