Matamata.com - Mewabahnya virus Corona telah membuat banyak orang memilih membatalkan atau mempertimbangkan ulang rencana traveling mereka. Raffi Ahmad dan keluarga juga melakukan pertimbangan serupa. Mereka kini diketahui masih berada di luar negeri.
Lewat unggahan Instagram, Raffi Ahmad bersama Nagita Slavina dan Rafathar diketahui tengah berada di Paris, Prancis. Sebelumnya, mereka juga sempat mengunjungi Praha.
Namun, akibat penyebaran virus Corona, Raffi Ahmad diketahui tengah mempertimbangkan ulang rencana perjalanan mereka selanjutnya.
Dalam vlog yang berjudul "Cari Apotik Beli Masker Buat ke Tembok Cina" di kanal Rans Entertainment, Raffi Ahmad mengatakan bahwa mereka tadinya berencana ke China.
"Karena kalau misal jadi ke Paris, abis Paris kita mau ke mana? Tadinya sih aku mau ke tembok China itu," ujar Raffi Ahmad saat masih berada di Praha.
Dalam vlog lain, Raffi Ahmad pun juga menunjukkan keinginannya melihat Tembok Besar China yang legendaris.
"Kita pengen banget ke China, pengen ke Tembok China, guys. Pengen lihat, kita belum pernah ke sana," ujarnya.
Saat itu, Raffi Ahmad juga menulis di kolom komentar, "Gue tetep mau ke China. Kan ga ke Wuhan...."
Namun, rencana Raffi Ahmad tersebut tampaknya harus dibatalkan. Pasalnya, sang ibu sendiri mengatakan bahwa dirinya tidak jadi menyusul ke Paris karena takut virus Corona.
Lewat video call, Raffi Ahmad pun menunjukkan percakapannya dengan sang ibu, Amy Qanita, soal virus Corona.
"Nah ini rencananya kita dari Paris mau ke China mau lihat Tembok China. Nggak usah aja atau gimana ya?" tanya Raffi Ahmad kepada Mama Amy.
"Ya udah nggak mungkin. Itu kamu mah kayak gitu pakai ditanya," timpal Nagita Slavina.
Saat di Praha, Raffi Ahmad sendiri sempat mencoba untuk mencari masker di apotek sebelum pergi ke China. Namun, stok masker di sana rupanya juga sudah habis terjual.
Di sisi lain, netizen pun ramai berkomentar dan menasehati Raffi Ahmad untuk membatalkan rencana ke China.
"Kak nggak usah nekat deh. Kakak nih pura-pura nggal tau atau gimana sih. Virus corona tuh berbahaya udah banyak nelan korban," kata seorang netizen.
"Ada baiknya jangan pergi dahulu ke China, sampai keadaan sudah baikan. Semoga Allah SWT melindungi kita semua," tambah yang lain. [Amertiya Saraswati]
Berita Terkait
-
Rekor Baru! Belanja Militer Global 2025 Tembus US$2,89 Triliun
-
China Sebut Situasi Timur Tengah Kritis meski Gencatan Senjata AS-Iran Diperpanjang
-
Konflik Iran AS: China Protes Penyitaan Kapal di Selat Hormuz dan Ancaman Bom Trump
-
China Dukung Peringatan IMF: Konflik Timur Tengah Ancam Keamanan Energi Global
-
Blokade Selat Hormuz: China Sebut Langkah Amerika Serikat Tak Selesaikan Masalah
Terpopuler
-
Presiden Prabowo Lantik Jumhur Hidayat Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Kemenhaj Minta Jemaah Haji Lapor jika Temukan Pungutan Liar, KBIHU Dilarang Jual Paket Wisata
-
Rekor Baru! Belanja Militer Global 2025 Tembus US$2,89 Triliun
-
DPR Dorong Pemerataan Program Kampung Internet untuk Transformasi Digital Desa
-
Bahlil hingga M. Qodari Buka Suara Soal Isu Reshuffle Kabinet Prabowo Senin Ini
Terkini
-
Film 'Kupilih Jalur Langit' Resmi Tayang di Bioskop Indonesia
-
Rumah Perubahan Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Waktunya STARt Bersama TikTok Shop Tokopedia
-
Dukung Minat Anak dengan Eksplorasi Profesi di KidZania Jakarta
-
5 Pilihan Airport Transfer Kuala Lumpur Terbaik yang Bisa Disesuaikan dengan Budget
-
The Sounds Project Vol. 9 Rilis Phase 2 Lineup, Siap Hadirkan Musisi Global dan Lokal Terbaik