Inul Daratista (Instagram @inul.d)
Matamata.com - Semenjak pemerintah mencanangkan program di rumah aja demi memutus penyebaran virus corona, banyak artis yang menghabiskan waktunya dengan menjadi kapster dadakan.
Mereka unjuk gigi kemampuannya memotong rambut kepada suami hingga anaknya.
Biar nggak makin pensaran, yuk simak 3 artis yang menjadi kapster dadakan saat di rumah aja.
Inul Daratista potong rambut suami dan anaknya. Ia pun mengaku jadi kapster dadakan untuk Adam Suseno dan Ivan.
Karena diimbau untuk membatasi kegiatan di luar rumah, Nagita Slavina memutuskan untuk memotong rambut Rafathar sendiri di rumah.
3. Prilly Latuconsina
Karena bosan, Prilly Latuconsina akhirnya menjadi kapster untuk dirinya sendiri. Ya, gadis cantik itu nekat memotong rambutnya sendiri lho.
Berita Terkait
-
Peduli Bencana Alam di Sumatera, Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Kirim Bantuan Rp15 Miliar
-
Beri Hadiah Ratusan Juta, Raffi Ahmad dan Nagita Gandeng Legenda Sepak Bola Italia di 'Padel Wars'
-
Raffi Ahmad dan Thariq Halilintar Juara Umum Padel 'TOSI 2025': Berkat Doa Istri
-
Amy Qanita Dukung Penuh Raffi Ahmad dan Menantunya Berkarier di Politik
-
Lesti Kejora Diterpa Masalah Hukum Terkait Lagu 'Buaya Buntung', Inul Daratista Buka Suara
Terpopuler
-
Mongol Stres dan Donny Damara Kuras Emosi di Film 'Jangan Seperti Bapak'
-
Dinilai Terlalu Vulgar! Foto Topless Jennie BLACKPINK, Picu Pro dan Kontra
-
Polda Maluku Berkomitmen Tuntaskan Kasus Dugaan Gratifikasi Bupati MBD, 6 Saksi Diperiksa
-
Prabowo Beri Arahan Geostrategi ke Pimpinan TNI di Istana Merdeka, Ini Poin Utamanya
-
Baru Deklarasi, Partai Gema Bangsa Langsung Gaspol Dukung Prabowo Dua Periode
Terkini
-
8 Tips Liburan Hemat ke Bandung yang Patut Dicoba
-
Bersih Maksimal dan Hemat Energi! Ini 5 Mesin Cuci Panasonic Terbaik 2026
-
Biasa Dikelilingi Cowok, Ringgo Agus Rahman Girang Jadi yang "Paling Ganteng" di Film Terbaru
-
Happy Catchy Studio dan Keluarga Resmi Luncurkan Didi Kempot AI, Inovasi Digital Pelestarian Warisan Budaya
-
Pameran 'SUARA Indonesia!' Hadir di Yogyakarta, Refleksi 20 Tahun Konvensi UNESCO tentang Keberagaman Budaya