Matamata.com - Aura Kasih membagikan momen motoran dengan moge-nya melalui akun Instagram pribadinya, @aurakasih, Senin (11/5/20200.
Ada beberapa foto dan video yang sengaja dipamerkan olehnya.
Sayangnya, Aura Kasih tak mengizinkan netizen untuk mengomentarinya dengan menutup kolom komentar di beberapa postingannya.
Makanya yuk langsung aja kepoin potret Aura Kasih motoran.
1. Ngabuburit
Motoran ini jadi salah satu cara Aura Kasih ngabuburit selama Bulan Ramadan ini.
2. Gaya Aura Kasih
Rambut terurai, Aura Kasih stylish banget dengan celana jeans, jaket kulit dan sneakers andalan.
3. Sebut dirinya emak-emak
Kalau gaya Aura Kasih seperti itu nggak mirip emak-emak kan ya?
4. Pemotretan
Selain motoran Aura Kasih juga sekaligus pemotretan nih.
Gimana guys pendapat kamu lihat Aura Kasih motoran? Macho banget nggak sih?
Berita Terkait
-
Bantah Jadi Simpanan Ridwan Kamil! Aura Kasih Bongkar Rahasia Kekayaannya
-
KPK Dalami Informasi Aliran Dana Kasus Iklan Bank BJB dari RK ke Aura Kasih
-
Aura Kasih Akui Ogah Ambil Pusing Jadi Single Mom, Pilih Tanpa Suster dan Latih Anak Mandiri
-
Pengumuman! Ini Syarat Pria Menjadi Suami Aura Kasih
-
Mandiri dan Tangguh! Ini 7 Penyanyi Anak Satu Berstatus Single Mom
Terpopuler
-
Piala Asia 2026: Timnas Futsal Indonesia Gelar Dua Uji Coba Tertutup Lawan Tajikistan dan Jepang
-
Istana: RUU Penanggulangan Disinformasi dan Propaganda Asing Masih Sebatas Wacana
-
Wamenhaj Coreat Enam Calon Petugas Haji karena Tak Jujur Soal Riwayat Penyakit
-
Prabowo Koreksi Desain IKN: Tambah Embung dan Perkuat Antisipasi Karhutla
-
Presiden Prabowo Melawat ke Inggris Pekan Depan, Bidik Kerja Sama Universitas Papan Atas
Terkini
-
8 Tips Liburan Hemat ke Bandung yang Patut Dicoba
-
Bersih Maksimal dan Hemat Energi! Ini 5 Mesin Cuci Panasonic Terbaik 2026
-
Biasa Dikelilingi Cowok, Ringgo Agus Rahman Girang Jadi yang "Paling Ganteng" di Film Terbaru
-
Happy Catchy Studio dan Keluarga Resmi Luncurkan Didi Kempot AI, Inovasi Digital Pelestarian Warisan Budaya
-
Pameran 'SUARA Indonesia!' Hadir di Yogyakarta, Refleksi 20 Tahun Konvensi UNESCO tentang Keberagaman Budaya