Matamata.com - Pevita Pearce memang menjalani hidup sehat dengan rajin berolahraga. Hal ini lantaran tuntutan perannya dalam film Sri Asih.
Penasaran? Simak yuk 5 potret Pevita Pearce pamer otot seksi.
1. Kekar banget
Tampil menawan dengan sport bra, bodi aduhai Pevita Pearce bikin terbelalak tuh.
2. Senyumnya bikin melting
Semangat berolahraga, jiwa positif Pevita Pearce sukses menginspirasi nih.
3. Support sahabat
Tak sendiri, Pevita Pearce juga mengaku bahagia lho dikelilingi sahabat-sahabat yang perhatian dan mendukung kegiatan positifnya.
4. Bak olahragawan
Angkat beban yang cukup berat, gaya Pevita Pearce nggak kalah dari olahragawan profesional ya?
5. Makin lentur
Wow! Pamer video sedang asyik senam lantai, tubuh lentur Pevita Pearce bikin netizen tercengang nih.
Berita Terkait
-
Usai 3 Bulan Menikah, Pevita Pearce dan Mirzan Meer Gelar Resepsi
-
Keenan Pearce Unggah Foto Wanita Lain di Instagram, Sudah Cerai dengan Ghyan?
-
Ammar Zoni Titip Uang Nafkah Rp10 Juta Lewat Adiknya, Irish Bella Auto Full Senyum
-
Heboh Sosok Petugas Kebun Binatang Berparas Mirip Dirinya, Pevita Pearce Kasih Respons Tak Terduga
-
Anya Geraldine Pamer Foto Bareng Pevita Pearce di Korea Selatan, Netizen Gak Kuat Lihat Visualnya: MasyaAllah!
Terpopuler
-
Presiden Prabowo Melawat ke Inggris Pekan Depan, Bidik Kerja Sama Universitas Papan Atas
-
Denmark Peringatkan AS: Upaya Rebut Greenland Bisa Jadi Lonceng Kematian NATO
-
Menteri PKP Targetkan Pembangunan Ratusan Rusun Subsidi Sepanjang 2026
-
Kemenhaj: Petugas Haji Wajib Berseragam dan Tidak Pakai Ihram saat Puncak Armuzna
-
Kumpulkan 1.200 Rektor, Presiden Prabowo Tekankan Pendidikan Tanpa Bebani Mahasiswa
Terkini
-
8 Tips Liburan Hemat ke Bandung yang Patut Dicoba
-
Bersih Maksimal dan Hemat Energi! Ini 5 Mesin Cuci Panasonic Terbaik 2026
-
Biasa Dikelilingi Cowok, Ringgo Agus Rahman Girang Jadi yang "Paling Ganteng" di Film Terbaru
-
Happy Catchy Studio dan Keluarga Resmi Luncurkan Didi Kempot AI, Inovasi Digital Pelestarian Warisan Budaya
-
Pameran 'SUARA Indonesia!' Hadir di Yogyakarta, Refleksi 20 Tahun Konvensi UNESCO tentang Keberagaman Budaya