Matamata.com - Tak hanya berkarier di dunia entertainment, beberapa artis tanah air memiliki bisnis kuliner.
Restoran Jepang pun menjadi salah satu pilihan yang diambil oleh beberapa artis ini.
Sangat mewah bernuansa kayu, lihat yuk penampakan resto Jepang milik artis.
Simak di bawah ini :
1. Afgan - Hatchi
Penyanyi Afgan jadi salah satu artis yang memiliki restoran Jepang di bilangan Jakarta. Restoran milik Afghan ini bernuansa kayu dan modern loh.
2. Uya Kuya - J Steak
Restoran steak Jepang milik Uya Kuya mengusung konsep bernuansa hitam dan merah. Mereka pun menggunakan furnitur kayu bernuansa khas Jepang.
3. Ayu Dewi - Twelve
Ayu Dewi baru saja launching restoran Jepang dengan nuansa yang mewah abis. Nggak harus ke Jepang, kamu bisa menikmati nuansa saat berada di negeri Sakura ini.
Menurutmu gimana nih setelah lihat restoran Jepang milik artis? Mewah abis ya!
Berita Terkait
-
Usai Pulang Haji, Afgansyah Reza Akui jadi Selektif Pilih Teman
-
Uya Kuya dan Sherina Sepakat Damai soal Polemik Kucing
-
Sudah Dinonaktifkan! Publik Desak Nafa Urbach, Eko Patrio, dan Uya Kuya Mundur dari DPR
-
Afgan Jalani Ibadah Haji Diam-diam, Tinggalkan Madinah Menuju Makkah Jelang Puncak Haji
-
Rizky Febian dan Mahalini Ramaikan Konser Lifetime Tribute To Chrisye
Terpopuler
-
Dicap Antagonis, Meriam Bellina Lepas Image Jahat di Film 'Titip Bunda di Surga-Mu'
-
Panas! China Sebut Kesepakatan Cip AS-Taiwan Langgar Kedaulatan Beijing
-
Lebih Humanis, Kemenhaj Tambah Kuota Petugas Perempuan demi Kenyamanan Jemaah Ibu-ibu
-
William dan Oliver Roberts Kompak di Sinetron 'Asmara Gen Z'
-
Sempat Dicibir, Wamenhaj Dahnil Anzar Pastikan Diklat Semimiliter Petugas Haji Bukan Militerisme
Terkini
-
8 Tips Liburan Hemat ke Bandung yang Patut Dicoba
-
Bersih Maksimal dan Hemat Energi! Ini 5 Mesin Cuci Panasonic Terbaik 2026
-
Biasa Dikelilingi Cowok, Ringgo Agus Rahman Girang Jadi yang "Paling Ganteng" di Film Terbaru
-
Happy Catchy Studio dan Keluarga Resmi Luncurkan Didi Kempot AI, Inovasi Digital Pelestarian Warisan Budaya
-
Pameran 'SUARA Indonesia!' Hadir di Yogyakarta, Refleksi 20 Tahun Konvensi UNESCO tentang Keberagaman Budaya