Matamata.com - Miss Myanmar Thuzar Wint Lwin kehilangan koper saat terbang ke Amerika Serikat demi kontes Miss Universe 2020. Padahal di dalam koper itu terdapt gaun yang harus ia kenakan saat kompetisi. Seperti apa wujud gaun Miss Universe Myanmar dalam koper yang hilang tersebut?
Saat tiba di Florida pada 7 Mei lalu, Thuzar Wint Lwin kehilangan kopernya yang berisi gaun merah untuk dikenakan saat preliminary season.
Beruntung, Miss Universe Organization meminjaminya sebuah gaun sebagai pengganti kostum yang hilang di dalam koper tersebut. Melansir Suara.com, simak wujud gaun Miss Universe Myanmar di dalam koper yang hilang itu.
1. Gaun berwarna merah dengan sentuhan payet dan lekukan emas itu seharusnya dikenakan Thuzar Wint Lwin dalam Preliminaries.
2. Gaun merah dengan belahan tinggi dan motif lekukan itu hilang di dalam koper Thuzar Wint Lwin saat terbang ke Florida.
3. Thuzar Wint Lwin pun hanya bisa membagikan foto saat dirinya mengenakan gaun karya Sweet & Smart Fashion Collection tersebut dalam sebuah sesi pemotretan dan fitting di Myanmar.
4. Sebagai gantinya, Thuzar Wint Lwin pun akhirnya mengenakan kostum pinjaman yang diperolehnya dari Miss Universe Organization dalam sesi Preliminaries.
Itulah 3 potret wujud gaun Miss Universe Myanmar yang hilang di dalam koper saat terbang ke Florida.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
-
Presiden Prabowo Melawat ke Inggris Pekan Depan, Bidik Kerja Sama Universitas Papan Atas
-
Denmark Peringatkan AS: Upaya Rebut Greenland Bisa Jadi Lonceng Kematian NATO
-
Menteri PKP Targetkan Pembangunan Ratusan Rusun Subsidi Sepanjang 2026
-
Kemenhaj: Petugas Haji Wajib Berseragam dan Tidak Pakai Ihram saat Puncak Armuzna
-
Kumpulkan 1.200 Rektor, Presiden Prabowo Tekankan Pendidikan Tanpa Bebani Mahasiswa
Terkini
-
8 Tips Liburan Hemat ke Bandung yang Patut Dicoba
-
Bersih Maksimal dan Hemat Energi! Ini 5 Mesin Cuci Panasonic Terbaik 2026
-
Biasa Dikelilingi Cowok, Ringgo Agus Rahman Girang Jadi yang "Paling Ganteng" di Film Terbaru
-
Happy Catchy Studio dan Keluarga Resmi Luncurkan Didi Kempot AI, Inovasi Digital Pelestarian Warisan Budaya
-
Pameran 'SUARA Indonesia!' Hadir di Yogyakarta, Refleksi 20 Tahun Konvensi UNESCO tentang Keberagaman Budaya