Matamata.com - Budi Doremi memaknai Lagu "Tak Kan Hilang" ini sebagai lagu tentang (walaupun kita) kehilangan seseorang tapi perasaannya (bisa) tetap ada. Walaupun kita ditinggalkan, bukan berarti semuanya berhenti. Orangnya boleh pergi, tapi perasaan akan tetap tinggal.
Lewat "Tak Kan Hilang", Budi Doremi mau temen-temen menyadari, bahwa perasaan itu berbeda dengan orangnya. Orang akan terus berubah, tapi perasaan cinta itu bisa tetap ada. Orang bisa pergi dengan banyak cara, tapi kita gak sepenuhnya ditinggalkan kok; selama kita memelihara cinta tersebut di hati.
Berikut ini Lirik lagu “Takan Hilang” dari Budi Doremi:
Jangan pergi dari diriku
Tak sanggup harus hidup tanpamu
Karna jauh lebih indah
Bila kita bersama
Seperti yang terjadi kemarin
Kini harus aku lewati
Langkah demi langkah yang menyepi
Membalut luka lagi
Yang ku tahan hingga kini
Habis sudah nafasku
Menyebutmu namamu
Tak kan hilang cintaku padamu
Tak kan hilang walau kau memilih pergi
Tak kan hilang
Sampai diujung waktu
Ku mencintamu
Tak terganti
Tak kan hilang
Cintaku padamu padamu
Tak kan hilang cintaku padamu
Tak kan hilang walau kau memilih pergi
Tak kan hilang
Sampai diujung waktu
Tak kan hilang
Tak kan hilang
Sampai diujung waktu
Tak kan hilang cintaku padamu
Tak kan hilang walau kau memilih pergi
Tak kan hilang
Sampai diujung waktu
Ku mencintamu
Ku mencintamu
Berita Terkait
Terpopuler
-
Kasus Korupsi Chromebook: Pihak Nadiem Makarim Bakal Seret Google ke Persidangan Tipikor
-
Kunjungan Prabowo ke Kalsel: Hambatan Lahan Sekolah Rakyat Langsung Beres!
-
Bersih Maksimal dan Hemat Energi! Ini 5 Mesin Cuci Panasonic Terbaik 2026
-
Agen Asuransi Teriak Pajak 'Kurang Bayar' Membengkak, PAAI Desak Kemenkeu Beri Keadilan
-
5 Rekomendasi Kulkas Tahan Lama untuk Rumah di 2026
Terkini
-
Bersih Maksimal dan Hemat Energi! Ini 5 Mesin Cuci Panasonic Terbaik 2026
-
5 Rekomendasi Kulkas Tahan Lama untuk Rumah di 2026
-
Biasa Dikelilingi Cowok, Ringgo Agus Rahman Girang Jadi yang "Paling Ganteng" di Film Terbaru
-
Happy Catchy Studio dan Keluarga Resmi Luncurkan Didi Kempot AI, Inovasi Digital Pelestarian Warisan Budaya
-
Pameran 'SUARA Indonesia!' Hadir di Yogyakarta, Refleksi 20 Tahun Konvensi UNESCO tentang Keberagaman Budaya