Matamata.com - Doa merupakan komunikasi antara manusia dengan Tuhan, yang dilakukan dengan harapan untuk memohon bantuan, perlindungan, keberkahan, dan rahmat-Nya. Doa dapat dilakukan dalam berbagai bentuk, seperti doa secara pribadi, doa berjemaah, doa secara tertulis, atau bahkan doa dalam bentuk nyanyian atau puji-pujian.
Doa juga dapat dilakukan dalam berbagai situasi, seperti dalam keadaan bahagia, sedih, atau dalam keadaan genting. Dalam berbagai agama, doa dianggap sebagai salah satu cara untuk mendekatkan diri kepada Tuhan, serta sebagai sarana untuk memperoleh keberkahan dan perlindungan dari-Nya.
Oleh karena itu, banyak umat agama yang mempraktikkan doa secara rutin, baik dalam keadaan sehari-hari maupun pada waktu-waktu tertentu, seperti saat beribadah di tempat suci atau dalam acara keagamaan lainnya.
Dalam Islam, ada beberapa sunah yang bisa dijalankan setiap hari Jumat, seperti sedekah, membaca surat Al-Kahfi, hingga zikir di sepanjang hari. Rasulullah SAW bahkan pernah bersabda bahwa hari Jumat merupakan hari yang agung.
"Sungguh hari Jumat adalah tuannya hari-hari yang paling agung di sisi Allah." (HR. Ahmad dan Ibnu Majah.)
Hari jumat merupakan hari kemenangan bagi umat muslim di seluruh dunia. Pada hari spesial itu tentu memiliki banyak manfaat bagi umat Islam salah satunya doa yang diijabah/dikabulkan.
Inilah waktu-waktu penting di hari Jumat yang diyakini sebagai waktu yang mustajab (manjur) untuk berdoa:
1. Setelah salat Ashar hingga terbenam matahari
Dalam hadits Nabi SAW yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad disebutkan bahwa Rasulullah SAW telah bersabda:
"Pada hari Jumat terdapat suatu waktu, dimana jika ada seorang hamba muslim yang memanjatkan doa kepada Allah bertepatan dengan waktu tersebut, Allah akan memberi apa yang dia minta. Waktu itu adalah setelah Ashar. (HR. Ahmad)."
2. Di antara dua khotbah Jumat
Dari Abu Burdah bin Abi Musa al-Asy’ari Radhiyallahu anhu bahwa ‘Abdullah bin ‘Umar Radhiyallahu anhuma berkata padanya, “Apakah engkau telah mendengar ayahmu meriwayatkan hadits dari Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam sehubungan dengan waktu ijaabah pada hari Jumat?”
Lalu Abu Burdah mengatakan, "Ya, aku mendengar ayahku mengatakan bahwa mendengar Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam bersabda, "Yaitu waktu antara duduknya imam sampai shalat dilaksanakan.”(HR Muslim).
3. Penguhujung waktu Ashar
Pada hari Jumat ada 12 jam, di antaranya ada satu waktu, apabila ada seorang Muslim yang memohon kepada Allah SWT di waktu itu, niscaya akan Allah berikan.
"Carilah waktu itu di penghujung hari setelah Ashar." (HR. Abu Dawud)
Selain menjadi hari istimewa diijabahnya doa, hari Jumat juga merupakan hari istimewa karena menjadi kesempatan bagi Muslim untuk diampuni dosa-dosanya.
Seperti yang diriwayatkan dari Anas RA, Rasulullah SAW bersabda:
"Sesungguhnya Allah Tabaraka wa Ta'ala tidak membiarkan seorang muslim pun pada hari Jumat yang tidak diampuni dosanya." (HR. Ibnu 'Adiy dan Ath-Thabrani). (Mustafa Iman)
Berita Terkait
-
Pejabat Negara Pantau Misa Malam Natal di Katedral, Menko PMK Ajak Doakan Korban Bencana
-
Menag Ajak Santri Seluruh Indonesia Doakan Korban Musibah Gedung Ambruk di Ponpes Al Khoziny
-
Doa Mustajab untuk Meluluhkan Hati Bos yang Keras di Tempat Kerja
-
Dua Anak Jadi Korban Perusakan Rumah Doa, Menteri PPPA Soroti Dampak Psikologis
-
Pamer Foto Diinfus, Jessica Iskandar Minta Doa Kesembuhan
Terpopuler
-
Piala Asia 2026: Timnas Futsal Indonesia Gelar Dua Uji Coba Tertutup Lawan Tajikistan dan Jepang
-
Istana: RUU Penanggulangan Disinformasi dan Propaganda Asing Masih Sebatas Wacana
-
Wamenhaj Coreat Enam Calon Petugas Haji karena Tak Jujur Soal Riwayat Penyakit
-
Prabowo Koreksi Desain IKN: Tambah Embung dan Perkuat Antisipasi Karhutla
-
Presiden Prabowo Melawat ke Inggris Pekan Depan, Bidik Kerja Sama Universitas Papan Atas
Terkini
-
8 Tips Liburan Hemat ke Bandung yang Patut Dicoba
-
Bersih Maksimal dan Hemat Energi! Ini 5 Mesin Cuci Panasonic Terbaik 2026
-
Biasa Dikelilingi Cowok, Ringgo Agus Rahman Girang Jadi yang "Paling Ganteng" di Film Terbaru
-
Happy Catchy Studio dan Keluarga Resmi Luncurkan Didi Kempot AI, Inovasi Digital Pelestarian Warisan Budaya
-
Pameran 'SUARA Indonesia!' Hadir di Yogyakarta, Refleksi 20 Tahun Konvensi UNESCO tentang Keberagaman Budaya