Matamata.com - Menerima segala takdir yang digariskan Allah SWT merupakan salah satu rukun iman. Seperti diketahui, iman kepada qada dan qadar merupakan rukun iman yang keenam. Iman kepada qada dan qadar berarti meyakini bahwa Allah SWT yang menetapkan, menentukan, mengatur, dan menjaga sistem kehidupan.
Kendati begitu, menerima segala takdir Allah SWT bukan hal yang mudah. Maka dari itu, yuk pelajari dan pahami doa ikhlas menerima segala takdir berikut ini.
1. Doa Ikhlas Menerima Segala Takdir
"Allahumma inni a'udzu bika minal 'ajzi wal kasali, wal bukhli wal haromi, wa 'adzaabil qabri."
Terjemahan: "Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan, kemalasan, kekikiran, ketuaan -kepikunan-, dan siksa kubur."
"Allahumma aati nafsii taqwaahaa, wa zakkihaa anta khairu man zakkahaa, anta waliyyuhaa wa mawlaahaa."
Terjemahan: "Ya Allah, datangkanlah pada jiwaku ini ketakwaan dan bersihkanlah ia, Engkaulah sebaik-baik yang dapat membersihkannya, Engkaulah Pelindungnya dan Rabbnya."
"Allahumma inni a'udzu bika min 'ilmin laa yanfa', wa min qolbin laa yakh-sya', wa min nafsin laa tasyba', wa min da'watin laa yustajaabu lahaa'."
Terjemahan: "Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat, hati yang tidak khusyuk, nafsu yang tidak pernah puas, dan doa yang tidak dikabulkan."
2. Cara Ikhlas Menerima Segala Takdir
Selain berdoa, berbagai cara dapat dilakukan agar ikhlas menerima segala takdir. Mengutip dari buku 10 Principles of Perfect Muslimah karya Tina Manroe, berikut ini cara ikhlas menerima segala takdir Allah SWT.
Umat muslim diharapkan yakin akan rencana terindah dan terbaik Allah SWT untuk hamba-hambaNya. Sebab pada dasarnya, kebaikan maupun keburukan merupakan ujian dari Allah SWT sebagaimana Hadis Riwayat Tirmidzi berikut:
"Sesungguhnya Allah SWT apabila mencintai sebuah kaum, maka Dia mengujinya. Barangsiapa yang ridha maka dia mendapatkan keridhaan dan barangsiapa yang benci maka dia hanya akan mendapatkan kebencian."
Umat muslim juga harus terus berpikir positif agar dapat menerima takdir tanpa penyesalan. Ketimbang berharap mengubah takdir, umat muslim diminta untuk mengambil hikmah dari segala sesuatu yang terjadi.
Sebagaimana diriwayatkan dalam Hadis Riwayat Muslim: "Janganlah engkau berkata seandainya aku berbuat begini tentu begini dan begitu tentu akan seperti ini dan seperti itu."
Terakhir adalah dengan memohon pertolongan Allah SWT melalui doa ikhlas menerima segala takdir. Allah SWT menyukai hamba-hambaNya yang terus memperbaiki diri dan memohon ampunan-Nya seperti yang dikatakan dalam Hadis Riwayat Abu Hurairah:
"Bersemangatlah untuk memperoleh apa yang bermanfaat bagimu dan mohonlah pertolongan kepada Allah dan jangan sekali-kali kamu merasa tidak berdaya."
Demikian ulasan mengenai doa ikhlas menerima segala takdir dan cara-cara menghadapinya. Yuk dipelajari dan diamalkan bersama-sama!
Berita Terkait
-
Pejabat Negara Pantau Misa Malam Natal di Katedral, Menko PMK Ajak Doakan Korban Bencana
-
Menag Ajak Santri Seluruh Indonesia Doakan Korban Musibah Gedung Ambruk di Ponpes Al Khoziny
-
Doa Mustajab untuk Meluluhkan Hati Bos yang Keras di Tempat Kerja
-
Dua Anak Jadi Korban Perusakan Rumah Doa, Menteri PPPA Soroti Dampak Psikologis
-
Pamer Foto Diinfus, Jessica Iskandar Minta Doa Kesembuhan
Terpopuler
-
Menag Nasaruddin Umar Ucapkan Selamat Paskah 2026, Ajak Umat Doakan Kedamaian Bangsa
-
Wapres Gibran Lepas 150 Alumni LPDP Pejuang Digital ke Wilayah 3T
-
Polisi Ungkap Motif Penyiraman Air Keras di Bekasi, Pelaku Dendam Sejak 2018
-
Kemensos Salurkan Bantuan Rp11,70 Miliar untuk Korban Bencana Hidrometeorologi di Agam
-
KPK Usut Aliran Uang Pendaftaran Perangkat Desa dalam Kasus Bupati Pati Sudewo
Terkini
-
Anak Indonesia Sampai Mars, Ini 3 Alasan Kenapa Harus Bawa Anak-anak Nonton 'Pelangi di Mars' di Bioskop!
-
Kualitas Film Indonesia Sudah Sampai Sini! Film 'Pelangi di Mars' Tawarkan Kualitas Animasi Kelas Dunia
-
Sejarah Baru! Film Sci-Fi Pelangi di Mars Resmi Tayang Serentak, Jadi Tonggak Inovasi Sinema untuk Anak Indonesia
-
Hari Pertama Tayang, 'Titip Bunda di Surga-Mu' Bikin Bioskop Banjir Air Mata hingga Dipuji Anies Baswedan
-
Meriam Bellina dan Ikang Fawzi Perankan Orang Tua yang Hadapi Ujian Terberat di Film 'Titip Bunda di Surga-Mu'