Matamata.com - Pagelaran musik yang paling dinantikan tahun 2023 ini, Prambanan Jazz Festival ke-9 resmi digelar pada Jumat (7/7/2023) kemarin. Digelar di Lapangan Brahmana dan Wisnu di kawasan Candi Prambanan, hari pertama PJF 2023 ini berhasil dimeriahkan oleh banyak musisi lokal dan internasional, salah satunya adalah Tulus.
Untuk Prambanan Jazz Festival 2023 ini, Tulus direncanakan akan tampil untuk tiga hari. Hari pertama penampilan Tulus digelar pada pekan pertama, sementara dua hari lainnya diletakkan pada pekan kedua, 14-16 Juli 2023. Kehadiran Tulus ini tentu saja menjadi salah satu yang paling dinantikan oleh para penggemar musik tanah air.
Penyanyi sekaligus penulis lagu kelahiran 1987 itu mengisi line up paling akhir di hari pertama. Meski begitu, bukan berarti para penonton kehilangan antusias untuk menyaksikan setiap penampilannya. Apalagi bisa dibilang Tulus menjadi salah satu solois Indonesia yang paling banyak disukai dan dinantikan di Prambanan Jazz 2023 ini.
Menjadi musisi langganan dari ajang musik Prambanan Jazz Festival setiap tahunnya, Tulus kerap berhasil memberikan nuansa yang baru dan tidak membosankan. Untuk hari pertama ini, pria asal Bukittinggi tersebut membuka penampilannya dengan membawakan sebuah lagu berjudul Satu Kali. Lagu ini merupakan bagian dari album terbarunya, Manusia.
Kemudian penampilannya semakin meriah saat ia menyanyikan dua lagu lainnya, Ruang Sendiri dan Kelana. Namun nuansa yang menakjubkan semakin terasa saat Tulus mulai menyanyikan lagu Monokrom. Pasalnya, tampak sebagian besar penonton ikut bernyanyi dan merasakan setiap lirik indah yang ada dalam lagu tersebut.
Tulus pun tak lupa untuk memberikan kesempatan kepada para penggemar untuk menyanyi dengan lebih leluasa. Ia mengarahkan mikrofon yang dipakainya ke arah penonton. Ia sesekali mendengarkan suara dari para penonton dengan raut wajah yang penuh rasa bangga.
Namun bukan namanya Tulus jika tidak memberikan fan service lainnya kepada para penonton terutama yang telah setia menjadi penggemarnya selama ini. Saat berada di sela-sela antara satu lagu dengan lagu lainnya, Tulus menyapa penggemar dengan memperkenalkan dirinya. Meski bukan kali pertama, Tulus tetap memperkenalkan dirinya dengan sopan dan hati yang membumi.
"Perkenalkan nama saya Tulus, saya adalah penyanyi dan penulis lagu," kata Tulus saat menyapa para pengggemar.
Tak hanya menyapa, Tulus pun berjalan ke sekeliling panggung karena ingin mencari jalan untuk bisa berinteraksi dengan para penonton. Sayangnya, ia tidak menemukan akses untuk bisa turun ke bawah dan menyapa penonton dengan lebih dekat. Ia pun mengeluhkan hal tersebut dan langsung disambut dengan tawa oleh penonton di hadapannya.
Meski begitu, Tulus memberikan kesempatan kepada penonton yang ingin memberikan hadiah untuknya. Ia menemukan sebuah bucket bunga yang diangkat ke atas oleh seorang penonton dari kejauhan. Akhirnya, ia meminta penonton yang lainnya untuk membantu mengantarkan bucket tersebut ke arahnya.
Mendapatkan hadiah dari penggemar, Tulus berjanji akan menyimpan hadiah tersebut. Bahkan seolah merasa gemas karena dibatasi untuk berinteraksi dengan penonton, Tulus kembali mengecek apakah dirinya benar-benar tidak bisa turun ke bawah dan mendekat ke penonton yang di belakang. Hingga tiba-tiba seorang penonton bercanda dan memintanya loncat.
"Loncat ke bawah," kata penonton yang direspon oleh Tulus.
"Serem amat," jawab Tulus sembari tertawa.
Sementara itu, sebelum mengakhiri penampilan di hari pertama, Tulus meminta para penonton yang akan datang di hari lain untuk menyiapkan lagu request. Permintaan tersebut diharapkan ditulis di sebuah kertas besar yang bisa dibacanya dari panggung.
Tag
Berita Terkait
-
Salma Salsabil Mendadak Batal Tampil di Prambanan Jazz 2025, Netizen Berspekulasi Dirinya Tengah Hamil
-
Indra Lesmana, Eva Celia, hingga Kunto Aji Meriahkan Hari Kedua Prambanan Jazz Festival 2024
-
Deretan Keseruan Prambanan Jazz Festival 2024 Hari Pertama
-
Tanpa Queen at The Opera, Satu Dekade Bersama Prambanan Jazz Festival 2024 Siap Digelar
-
Konser Mozart dari Madras, AR Rahman Pindah Lokasi dari Candi Prambanan ke Jakarta
Terpopuler
-
Wamenhaj Coreat Enam Calon Petugas Haji karena Tak Jujur Soal Riwayat Penyakit
-
Prabowo Koreksi Desain IKN: Tambah Embung dan Perkuat Antisipasi Karhutla
-
Presiden Prabowo Melawat ke Inggris Pekan Depan, Bidik Kerja Sama Universitas Papan Atas
-
Denmark Peringatkan AS: Upaya Rebut Greenland Bisa Jadi Lonceng Kematian NATO
-
Menteri PKP Targetkan Pembangunan Ratusan Rusun Subsidi Sepanjang 2026
Terkini
-
8 Tips Liburan Hemat ke Bandung yang Patut Dicoba
-
Bersih Maksimal dan Hemat Energi! Ini 5 Mesin Cuci Panasonic Terbaik 2026
-
Biasa Dikelilingi Cowok, Ringgo Agus Rahman Girang Jadi yang "Paling Ganteng" di Film Terbaru
-
Happy Catchy Studio dan Keluarga Resmi Luncurkan Didi Kempot AI, Inovasi Digital Pelestarian Warisan Budaya
-
Pameran 'SUARA Indonesia!' Hadir di Yogyakarta, Refleksi 20 Tahun Konvensi UNESCO tentang Keberagaman Budaya