Matamata.com - Memasuki tahun ke-12 penyelenggaraannya, Prambanan Jazz Festival kembali digelar dengan mengusung tema “Celebrate the Joy”.
Perjalanan panjang selama lebih dari satu dekade ini menjadi penanda konsistensi festival dalam menghadirkan pertunjukan musik berkualitas di kawasan bersejarah Candi Prambanan, yang telah menjadi panggung ikoniknya.
Pada edisi 2026, penyelenggara resmi mengumumkan NIKI sebagai penampil utama di hari kedua, Sabtu, 4 Juli 2026.
Kehadiran penyanyi dan penulis lagu asal Indonesia yang telah menorehkan kiprah di industri musik global ini menjadi sorotan sekaligus hadiah spesial bagi para penonton setia Prambanan Jazz.
Selama 12 tahun, festival ini tumbuh berkat dukungan dan antusiasme para pecinta musik.
Tahun ini, semangat syukur dan kebahagiaan itu diwujudkan lewat kembalinya NIKI ke tanah air.
Setelah tampil di berbagai panggung internasional, ia akan menyapa penggemarnya di Indonesia dalam suasana yang intim namun megah, berpadu dengan latar arsitektur bersejarah Candi Prambanan.
Momen ini juga menjadi ajang temu hangat bagi para penggemar yang selama ini mengikuti perjalanan kariernya dari jauh.
Atmosfer malam Yogyakarta yang khas diyakini akan memperkuat pengalaman musikal tersebut.
Dikenal dengan kemampuan membangun kedekatan emosional dengan audiens, NIKI diprediksi menghadirkan penampilan yang penuh penghayatan, menyatukan melodi, lirik yang jujur, serta tata panggung yang memikat dalam balutan suasana bersejarah.
CEO Prambanan Jazz, Anas Syahrul Alimi, menyampaikan bahwa di usia ke-12 ini pihaknya ingin menghadirkan pengalaman yang membekas bagi setiap penonton.
Menurutnya, NIKI merupakan figur yang tepat untuk merepresentasikan semangat “Celebrate the Joy” — sosok musisi Indonesia yang berkiprah di level dunia dan membawa kebanggaan saat kembali tampil di rumah sendiri.
Kolaborasi antara artis berkelas internasional dan situs warisan budaya ini menjadikan Prambanan Jazz lebih dari sekadar konser musik. Festival ini menjadi ruang perayaan yang mempertemukan emosi, seni, dan kebersamaan dalam satu pengalaman kolektif.
Sekaligus, momen ini menjadi refleksi atas perjalanan 12 tahun Prambanan Jazz Festival yang terus berkomitmen menghadirkan pertunjukan musik berkualitas di salah satu destinasi budaya paling bersejarah di Indonesia.
Berita Terkait
-
Uji Hafal Lagu bareng Bapak, Paint My Love Siap Bergema di Prambanan Jazz Festival 2026
-
Salma Salsabil Mendadak Batal Tampil di Prambanan Jazz 2025, Netizen Berspekulasi Dirinya Tengah Hamil
-
Indra Lesmana, Eva Celia, hingga Kunto Aji Meriahkan Hari Kedua Prambanan Jazz Festival 2024
-
Deretan Keseruan Prambanan Jazz Festival 2024 Hari Pertama
-
Tanpa Queen at The Opera, Satu Dekade Bersama Prambanan Jazz Festival 2024 Siap Digelar
Terpopuler
-
Kuras Emosi! Auzan Noh dan Syakir Daulay Kompak Bintangi Film 'Dua Nafas'
-
ARTJOG 2026 Dibuka, Seni Jadi Ruang Dialog Antargenerasi
-
Pemerintah Akselerasi Program Bedah Rumah, Targetkan 400 Ribu Unit di 2026
-
Kemendag: Kopi Indonesia Raih Potensi Transaksi Rp66 Miliar di World of Coffee Bangkok
-
Pemerintah Tunggu DPR Rampungkan Pembahasan RUU Perampasan Aset
Terkini
-
ARTJOG 2026 Dibuka, Seni Jadi Ruang Dialog Antargenerasi
-
Indonesias Horse Racing: Naga Sembilan Rebut Piala Paku Alam, Pesta Karnaval dan Inul Daratista Hibur Ribuan Pengunjung
-
Youth Break the Boundaries Umumkan Pemenang JYS 2026 di Osaka, Pemuda Dunia Pamer Inovasi & Budaya
-
Profit Naik 45,1 Persen, Arkadia Digital Media Maksimalkan Produk dan Layanan Baru, Jaga Fundamental Keuangan
-
ARTJOG 2026 Angkat Tema Ars Longa: Generatio, Soroti Relasi Antargenerasi dalam Seni