Baktora | MataMata.com
Cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka. (Twitter/@Rocky___2023)

"Misalnya UK dulu deh, mereka punya klasifikasi dalam gelarnya. Pertama First Class Honours lalu
Second Class Honours yang dibagi lagi jadi upper dan lower," terang dia.

David mengungkapkan bahwa di UK menggunakan sistem nilai dari 70 persen. Jika ingin dikonversikan dengan IPK di Indonesia, di mana paling tertinggi adalah angka empat, tinggal dikalikan saja.

"Misal First Class Honours itu 70 persen ya, nilai maksimal kita kan 4 ya, 70 persennya berapa? 2,8 kalau di Indonesia," ujar dia.

"Jadi dengan nilai 2,8 menurut hitungan mereka kita tuh sudah first class honours," kata dia.

Jika merunut hitungan tersebut, di mana Gibran meraih gelar Second Class Honours-Second Division sebesar 48 persen, maka didapatkan nilai konversi IPK sebesar 1,92.

Gibran Rakabuming Raka saat memaparkan jawaban di debat cawapres, Minggu (21/1/2024). (Instagram/@prabowo)

 

Jumlah IPK Gibran memang sangat kecil jika dikonversikan dalam IPK Indonesia bahkan angka 1,9 sangat kurang untuk lulusan sarjana.

Namun melihat gelar First Class Honours di University of Bradford yang cukup diraih dengan nilai IPK 2,8 tentu menjadi pertimbangan untuk membandingkan apakah nilai Gibran sangat kurang di level pendidikan Inggris dan Indonesia.

Load More