Matamata.com - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memberikan apresiasi atas pencapaian dua pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani, yang berhasil menembus semifinal BWF World Tour Super 1000 Indonesia Open 2025.
Melalui penampilan konsisten dan perjuangan tanpa henti, kedua pasangan menunjukkan bahwa Indonesia masih menjadi salah satu kekuatan utama bulu tangkis dunia, khususnya di sektor ganda putra.
"Kami bangga bisa menjadi bagian dari perjalanan para atlet hebat ini. Dukungan kami melalui kerja sama dengan PBSI merupakan bentuk nyata komitmen BNI untuk terus memajukan olahraga Indonesia di panggung dunia," ujar Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu.
Pasangan peringkat enam dunia, Fajar/Rian, melangkah ke empat besar setelah mengalahkan pasangan Tiongkok, Huang Di/Liu Yang, dengan skor ketat 21–19, 23–21 pada laga perempat final, Jumat (6/6) malam.
Sementara itu, Sabar/Reza mencuri perhatian publik Istora Senayan setelah menyingkirkan unggulan pertama asal Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, dalam pertarungan tiga gim 21–19, 9–21, 21–19.
Meski Reza tampil dalam kondisi belum pulih sepenuhnya akibat cedera pinggang, mereka tetap menunjukkan determinasi dan kecerdikan strategi di bawah arahan pelatih Hendra Setiawan, yang baru pertama kali mendampingi sebagai pelatih di Istora.
Fajar Alfian, kelahiran Bandung, 7 Maret 1995, memulai karier bulu tangkis di klub milik legenda Taufik Hidayat. Setelah sempat tersisih dari pelatnas, ia kembali dipanggil oleh PBSI pada 2014 dan dipasangkan dengan Muhammad Rian Ardianto, atlet kelahiran Bantul, 13 Februari 1996.
Keduanya mulai menarik perhatian setelah menjuarai turnamen International Challenge Indonesia 2014. Sejak itu, Fajar/Rian menjadi andalan ganda putra Indonesia di berbagai ajang internasional, termasuk meraih gelar juara di Malaysia Open serta tampil konsisten di kejuaraan besar seperti All England dan BWF World Tour Finals.
Hadirnya pasangan Sabar/Reza menunjukkan bahwa regenerasi di sektor ganda putra terus berjalan.
"BNI akan terus mendukung PBSI dalam pembinaan atlet-atlet muda berprestasi. Ini bagian dari kontribusi kami dalam mencetak juara dunia dari Indonesia," kata Okki.
Melalui sinergi berkelanjutan antara PBSI dan BNI, diharapkan prestasi atlet nasional dapat terus meningkat dan membawa harum nama Indonesia di kancah internasional. (Antara)
Berita Terkait
-
Erick Thohir Apresiasi Dominasi Tim Putra, Indonesia Tambah Emas di SEA Games 2025
-
Peringkat Terkini Bulutangkis Indonesia Usai Indonesia Open 2025: Jonatan Christie Tembus Empat Besar Dunia
-
Raffi Ahmad Ngeluh Lengan Sakit sebelum Tanding Badminton, Banjir Doa
-
Lesti Kejora Asik Gelantungan di Tubuh Ayahnya, Sikap Rizky Billar Jadi Omongan: Malu Sendiri
-
Pebulutangkis Fajar Alfian Ngaku Jadi Calon Mantu Idaman usai Dilantik Sebagai PNS, Cewek-cewek Rebutan: Sama Aku Aja
Terpopuler
-
Presiden Prabowo Melawat ke Inggris Pekan Depan, Bidik Kerja Sama Universitas Papan Atas
-
Denmark Peringatkan AS: Upaya Rebut Greenland Bisa Jadi Lonceng Kematian NATO
-
Menteri PKP Targetkan Pembangunan Ratusan Rusun Subsidi Sepanjang 2026
-
Kemenhaj: Petugas Haji Wajib Berseragam dan Tidak Pakai Ihram saat Puncak Armuzna
-
Kumpulkan 1.200 Rektor, Presiden Prabowo Tekankan Pendidikan Tanpa Bebani Mahasiswa
Terkini
-
Presiden Prabowo Melawat ke Inggris Pekan Depan, Bidik Kerja Sama Universitas Papan Atas
-
Denmark Peringatkan AS: Upaya Rebut Greenland Bisa Jadi Lonceng Kematian NATO
-
Menteri PKP Targetkan Pembangunan Ratusan Rusun Subsidi Sepanjang 2026
-
Kemenhaj: Petugas Haji Wajib Berseragam dan Tidak Pakai Ihram saat Puncak Armuzna
-
Kumpulkan 1.200 Rektor, Presiden Prabowo Tekankan Pendidikan Tanpa Bebani Mahasiswa