Matamata.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan subsektor kuliner melalui penyelenggaraan Café & Brasserie Expo (CBE) Indonesia 2025.
Ajang ini dinilai mampu mendorong pertumbuhan industri minuman nasional dan menjadi wadah strategis bagi pelaku ekonomi kreatif.
Sekretaris Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain Kemenparekraf, Amir Hamzah, menilai kolaborasi lintas sektor seperti CBE sangat penting dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi kreatif yang inklusif.
“Pasar minuman di Indonesia menunjukkan potensi besar. Event seperti ini jadi ruang strategis memperkuat sektor kuliner,” katanya dalam keterangan resmi, Senin (16/6).
CBE 2025 digelar oleh Panorama Media dengan dukungan sejumlah kementerian terkait, termasuk Kementerian UMKM, Kementerian Perindustrian, Kementerian Pertanian, dan Kementerian BUMN.
Acara ini akan dihelat pada 10–12 Oktober 2025 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2, Jakarta.
Pameran ini akan menaungi empat event besar dalam satu ekosistem: Indonesia Coffee Festival (ICF), Cokelat Expo Indonesia (CEI), Indonesia Tea Festival (ITF), dan Indonesia Wine Festival (IWF).
Keempatnya dipadukan dalam konsep pameran terpadu yang tidak hanya menampilkan produk, tetapi juga menyoroti proses produksi, keberlanjutan, serta cerita di balik setiap rasa.
Presiden Direktur Panorama Media, Royanto Handaya, menyebut CBE 2025 sebagai ruang kurasi yang mencerminkan perubahan gaya hidup masyarakat melalui kopi, teh, cokelat, dan wine. “CBE bukan hanya pameran, tapi platform budaya dan ekonomi baru untuk industri F&B di Indonesia,” ujarnya.
Sementara itu, Project Manager CBE, Luhur Tri Atmojo, menekankan pentingnya CBE sebagai ruang bertemunya ide, peluang, dan jejaring bisnis. “Kami ingin CBE 2025 jadi panggung kolaborasi yang mampu menciptakan peluang nyata di sektor minuman,” katanya.
Baca Juga
Dengan proyeksi pasar minuman global yang mencapai 2,3 triliun dolar AS pada 2030, Indonesia dinilai memiliki potensi besar untuk memperluas peran di industri ini.
CBE 2025 diharapkan menjadi fondasi kuat untuk pengembangan brand lokal, memperluas jaringan bisnis, dan meningkatkan daya saing F&B Indonesia di tingkat global. (Antara)
Berita Terkait
-
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Jajaki Kerja Sama Industri Pertahanan di Turki
-
Dukung Platform Digital, Rental Indonesia Perkuat Industri Event dan Pariwisata
-
Miliki Wajah Cantik! Donna Angelica dan Vanessa Zahra Kompak Gunakan Marshant
-
Dokter Kecantikan Reza Gladys Dirikan Yayasan dan Bagikan Sembako di Cianjur
-
Kadin Minta Pemerintah Perketat Impor Ilegal untuk Selamatkan Industri Tekstil
Terpopuler
-
Piala Asia 2026: Timnas Futsal Indonesia Gelar Dua Uji Coba Tertutup Lawan Tajikistan dan Jepang
-
Istana: RUU Penanggulangan Disinformasi dan Propaganda Asing Masih Sebatas Wacana
-
Wamenhaj Coreat Enam Calon Petugas Haji karena Tak Jujur Soal Riwayat Penyakit
-
Prabowo Koreksi Desain IKN: Tambah Embung dan Perkuat Antisipasi Karhutla
-
Presiden Prabowo Melawat ke Inggris Pekan Depan, Bidik Kerja Sama Universitas Papan Atas
Terkini
-
Piala Asia 2026: Timnas Futsal Indonesia Gelar Dua Uji Coba Tertutup Lawan Tajikistan dan Jepang
-
Istana: RUU Penanggulangan Disinformasi dan Propaganda Asing Masih Sebatas Wacana
-
Wamenhaj Coreat Enam Calon Petugas Haji karena Tak Jujur Soal Riwayat Penyakit
-
Prabowo Koreksi Desain IKN: Tambah Embung dan Perkuat Antisipasi Karhutla
-
Presiden Prabowo Melawat ke Inggris Pekan Depan, Bidik Kerja Sama Universitas Papan Atas