Matamata.com - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengajak generasi muda untuk terus menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan, meski berisiko mendapat cibiran di media sosial.
Dalam sambutannya pada acara Green Impact Festival di Jakarta, Kamis (24/7), Wapres Gibran menekankan pentingnya peran komunitas anak muda dalam menyuarakan isu lingkungan. Ia menyadari bahwa memperjuangkan hal-hal yang dianggap tidak populer kerap mengundang risiko perundungan.
"Jangan lelah, jangan bosan, jangan takut dibully untuk menyuarakan hal-hal baik. Harus saya mention juga beberapa komunitas, mungkin ada di sini juga, komunitas anak-anak muda yang sudah memberi contoh yang baik terkait bagaimana menjaga lingkungan yang baik," ujar Gibran.
Ia mencontohkan Pandawara Group, komunitas peduli lingkungan yang sempat mendapat komentar negatif meski telah melakukan aksi nyata membersihkan sungai dan laut dari sampah.
"Kalau ini sering viral, ada Pandawara di sini? Enggak ada? Saya yakin nanti setelah pulang dari sini akan ada Pandawara-Pandawara yang lain. Ini juga pernah dibully nih, kasihan. Sudah membersihkan sungai, tapi dibully juga, kasihan," lanjutnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wapres juga memberikan apresiasi kepada sejumlah komunitas lingkungan seperti Zero Waste Indonesia, Trash Ranger Indonesia, Trash to Move, hingga Society of Renewable Energy yang telah berkontribusi dalam pengelolaan sampah dan konversi energi.
Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada para pelajar dan mahasiswa yang menjadi pemenang lomba penulisan artikel ilmiah serta video kreatif bertema keberlanjutan.
Gibran pun mendorong agar karya-karya para pemenang dapat dikirimkan kepadanya untuk dijajaki potensi kolaborasi dengan program pemerintah.
"Karya-karya tulis yang tadi sudah dibuat, nanti tolong dikirim ke saya juga. Coba kita pelajari apa nanti yang bisa kita kolaborasikan dengan pemerintah," ujarnya.
Green Impact Festival 2025 sendiri mengusung tema "Pembangunan Berkelanjutan di Era Disrupsi dan Artificial Intelligence", dan menjadi puncak dari rangkaian kegiatan mahasiswa se-Indonesia yang berlangsung sejak Mei 2025, meliputi kompetisi keberlanjutan hingga business matching. (Antara)
Berita Terkait
-
Tompi Jelaskan Kondisi Medis Mata Gibran dan Kritik Stand-Up Comedy Pandji Pragiwaksono
-
Gibran Rakabuming Apresiasi Konser Amal dan Film Timur untuk Korban Bencana Sumatera
-
Setahun Berjalan, Gibran Minta Program "Lapor Mas Wapres" Jadi Bahan Kebijakan Pemerintah
-
Wapres Gibran Dorong Sinergi Lintas Sektor Wujudkan Swasembada Pangan Nasional
-
Wapres Gibran: Reshuffle Kabinet Sudah Dihitung Matang oleh Presiden Prabowo
Terpopuler
-
Kemenhaj: Petugas Haji Wajib Berseragam dan Tidak Pakai Ihram saat Puncak Armuzna
-
Kumpulkan 1.200 Rektor, Presiden Prabowo Tekankan Pendidikan Tanpa Bebani Mahasiswa
-
Adegan Ciuman, Fajar Sadboy Bikin Salfok Marsha Aruan di Web Series 'Yang Penting Ada Cinta'
-
Mentan Amran Pastikan Pemulihan Sawah di Aceh Gunakan Skema Padat Karya
-
Menlu Iran Ingatkan Trump: Fasilitas Bisa Hancur, Tapi Teknologi Tak Bisa Dibom
Terkini
-
Kemenhaj: Petugas Haji Wajib Berseragam dan Tidak Pakai Ihram saat Puncak Armuzna
-
Kumpulkan 1.200 Rektor, Presiden Prabowo Tekankan Pendidikan Tanpa Bebani Mahasiswa
-
Mentan Amran Pastikan Pemulihan Sawah di Aceh Gunakan Skema Padat Karya
-
Menlu Iran Ingatkan Trump: Fasilitas Bisa Hancur, Tapi Teknologi Tak Bisa Dibom
-
KPK Sebut Ketua PBNU Aizzudin Diduga Jadi Perantara Suap Kuota Haji: Hubungkan Biro Travel ke Kemenag.