Matamata.com - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa cadangan pangan nasional saat ini mencapai level tertinggi sepanjang sejarah, sebagai indikasi bahwa arah kebijakan pangan pemerintah telah berada di jalur yang tepat.
"Arah kita di sektor pangan cukup berhasil. Cadangan yang dimiliki pemerintah sekarang adalah yang terbesar dalam sejarah. Nilai tukar petani juga meningkat, dan nanti para menteri akan menyampaikan laporan masing-masing. Ini baru permulaan," ujar Presiden dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (7/8).
Presiden menekankan pentingnya kemandirian pangan dalam menjaga kedaulatan negara. Menurutnya, produksi pangan yang kuat menjadi benteng utama dari potensi ancaman sabotase asing.
"Bangsa kita selalu ‘diganggu lewat pangan’. Jika ada negara lain ingin menyabotase kita, pasti yang disasar adalah sektor pangan. Alhamdulillah, berkat langkah cepat dan transisi yang mulus dari Presiden Joko Widodo ke saya, saat ini produksi pangan kita, saya bisa katakan, berada dalam kondisi aman dan kuat," ucapnya.
Presiden pun memberikan apresiasi kepada para menterinya atas kerja keras dalam membangun ketahanan pangan dan menjalankan program menuju swasembada.
"Terima kasih kepada semua pihak yang telah mewujudkan hal ini. Ini juga hasil dari kerja sama, kerja tim. Menteri Pertanian dibantu oleh menteri-menteri lainnya, didukung Menteri Keuangan, dibantu TNI dan Polri, serta Kejaksaan Agung," tuturnya.
Sidang kabinet tersebut merupakan yang kedelapan sejak Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka resmi menjabat pada 20 Oktober 2024. (Antara)
Berita Terkait
-
Said Iqbal Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden Prabowo Bidang Ketenagakerjaan
-
Ada Anomali Harga Sawit, Mentan Amran: Perintah Presiden, Bela 15 Juta Petani
-
Golkar Desak Badan Gizi Nasional Jamin Transparansi Penunjukan Titik SPPG
-
Respons KPK Terkait Instruksi Presiden Prabowo Soal Penguatan Anggaran Pemberantasan Korupsi
-
Ada Indikasi Penyelewengan di BGN, Presiden Prabowo Subianto Panggil BPKP dan PPATK
Terpopuler
-
Said Iqbal Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden Prabowo Bidang Ketenagakerjaan
-
Mentan Dorong Ekspor Pertanian dan CPO di Tengah Pelemahan Nilai Tukar Rupiah
-
Harga Batu Bara Meroket Imbas Perang AS-Iran, Menteri Bahlil Siap Genjot Produksi
-
Ada Anomali Harga Sawit, Mentan Amran: Perintah Presiden, Bela 15 Juta Petani
-
Yasmin Napper dan Lulu Tobing Bagikan Memori Keluarga yang Paling Berharga
Terkini
-
Said Iqbal Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden Prabowo Bidang Ketenagakerjaan
-
Mentan Dorong Ekspor Pertanian dan CPO di Tengah Pelemahan Nilai Tukar Rupiah
-
Harga Batu Bara Meroket Imbas Perang AS-Iran, Menteri Bahlil Siap Genjot Produksi
-
Ada Anomali Harga Sawit, Mentan Amran: Perintah Presiden, Bela 15 Juta Petani
-
Rupiah Melemah Rp18.000, Mensesneg Respons Tuntutan BEM SI Jateng soal Ekonomi