Matamata.com - Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Muhammad Herindra memastikan kondisi keamanan di dalam negeri tetap terkendali pasca-kericuhan yang terjadi pekan lalu di sejumlah kota, termasuk Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, dan Makassar.
Herindra menegaskan pihaknya masih menelusuri aktor di balik kericuhan yang disertai aksi pembakaran gedung DPRD, markas kepolisian, serta penjarahan rumah anggota DPR dan kediaman Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.
"Nanti akan kita selidiki ya," ujar Herindra saat ditemui di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Kamis (4/9).
"Pokoknya akan kita (selidiki, red.). Saya akan menyampaikan informasi yang penting kepada Bapak Presiden," tambahnya.
Pada kesempatan itu, Herindra memenuhi panggilan Presiden Prabowo Subianto. Ia menyebut hanya ingin melaporkan informasi penting kepada Presiden tanpa merinci lebih lanjut.
Tak lama berselang, Presiden Prabowo juga memanggil Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus Aries Marsudiyanto ke Istana. Aries menyampaikan bahwa Presiden ingin memberikan arahan langsung kepada jajarannya.
"Nanti kita lihat saja setelah diberi petunjuk baru kita bisa bicara ya," kata Aries.
Terkait situasi nasional, Aries menegaskan Presiden Prabowo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan.
"Persatuan itu kunci Indonesia untuk maju ya, dan Beliau juga sudah memberikan petunjuk kepada seluruh kementerian/lembaga untuk membuka selalu ruang dialog kepada rakyat. Demikian juga kepada DPR, kemarin juga sudah diberikan ruang dialog untuk menerima semua elemen bangsa. Apapun bentuknya," jelasnya.
Aries optimistis, jika komunikasi dan koordinasi antar-lembaga berjalan solid, maka Indonesia dapat melanjutkan agenda pembangunan menuju negara maju.
"Kalau komunikasi, koordinasi yang baru, itu kompak, bangsa ini akan tinggal lepas landas, take off, maju, seperti apa yang kita harapkan," pungkasnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Fadli Zon Ajak Menteri Kebudayaan Arab Saudi Telusuri Jejak Peradaban Nusantara
-
Seskab Teddy Terima Kunjungan Kepala BIN, Bahas Sidang TPA dan Isu Strategis Dalam Negeri
-
DK PBB Agendakan Voting Resolusi Selat Hormuz, Izinkan Penggunaan Kekuatan Militer
-
Saudi Kedepankan Diplomasi Redakan Eskalasi di Timur Tengah, Jamin Keamanan Haji
-
Sekjen Liga Muslim Dunia Sampaikan Belasungkawa dan Tawaran Dukungan untuk Korban Banjir Indonesia
Terpopuler
-
AS Sita Aset Kripto Iran Senilai Rp17,8 Triliun dan Bidik Properti di Eropa
-
PBNU: Jangan Beri Stigma Negatif pada Pesantren karena Ulah Segelintir Oknum
-
Gedung Putih Tegaskan Trump Hanya Akan Terima Kesepakatan Nuklir yang Menguntungkan AS
-
Menhan AS Pete Hegseth Beri Peringatan Keras ke China soal Indo-Pasifik
-
Hari Lahir Pancasila 2026: Megawati dan Presiden Prabowo Bakal Hadir di Gedung Pancasila
Terkini
-
AS Sita Aset Kripto Iran Senilai Rp17,8 Triliun dan Bidik Properti di Eropa
-
PBNU: Jangan Beri Stigma Negatif pada Pesantren karena Ulah Segelintir Oknum
-
Gedung Putih Tegaskan Trump Hanya Akan Terima Kesepakatan Nuklir yang Menguntungkan AS
-
Menhan AS Pete Hegseth Beri Peringatan Keras ke China soal Indo-Pasifik
-
Hari Lahir Pancasila 2026: Megawati dan Presiden Prabowo Bakal Hadir di Gedung Pancasila