Matamata.com - Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Otonomi Daerah, Sarman Simanjorang, berharap Menteri Keuangan (Menkeu) baru, Purbaya Yudhi Sadewa, dapat melanjutkan kebijakan yang telah dijalankan pendahulunya, Sri Mulyani Indrawati, sekaligus melakukan evaluasi.
“Dunia usaha berharap agar menteri keuangan yang baru dapat meneruskan berbagai kebijakan Menteri Keuangan Sri Mulyani sambil melakukan evaluasi berbagai kebijakan dan pengelolaan dari berbagai sisi,” kata Sarman dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.
Ia menjelaskan, evaluasi tersebut mencakup aspek penganggaran, pajak, kepabeanan, perbendaharaan, hingga pengelolaan fiskal untuk menjaga stabilitas ekonomi dan keuangan negara, termasuk dalam mengatur kas dan utang negara.
Menurut Sarman, pengelolaan keuangan negara yang tepat sasaran akan mempercepat realisasi program strategis pemerintah dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
“Kita dari Kadin tentu mendukung reshuffle kabinet yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto, karena tujuannya adalah bagaimana agar berbagai program strategis pemerintah dapat terealisasi dan terwujud,” ujarnya.
Ia menambahkan, di tengah kondisi ekonomi global yang penuh ketidakpastian, kemampuan serta terobosan Menkeu yang baru sangat ditunggu dunia usaha.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto melantik lima pejabat baru Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/9). Dalam kesempatan itu, Purbaya Yudhi Sadewa resmi menggantikan Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 86P Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Kabinet Merah Putih 2024–2029.
Selain Kementerian Keuangan, perombakan juga dilakukan di Kemenko Politik dan Keamanan, Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Kementerian Koperasi, serta Kementerian Pemuda dan Olahraga. (Antara)
Berita Terkait
-
Wamendag Roro Esti Bidik Peningkatan Kerja Sama Ekonomi RI-Rusia, Targetkan FTA Rampung 2026
-
Prabowo: Masih Ada Ribuan Triliun Kekayaan Negara yang Harus Diselamatkan
-
Rupiah Tembus Rp17.503 per Dolar AS, Tertekan Konflik Selat Hormuz dan Isu PHK Dalam Negeri
-
Menteri Ekraf Dorong Kolaborasi Strategis untuk Monetisasi Karya Kreatif Lokal
-
Presiden Prabowo Dijadwalkan Resmikan Operasional 1.000 Kopdes Merah Putih pada 16 Mei
Terpopuler
-
Pariwisata Berkelanjutan KEK Mandalika, ITDC Targetkan Tanam 15.000 Mangrove di 2026
-
Viral Merokok dan Main Gim saat Rapat Stunting, Anggota DPRD Jember Disidang Etik Gerindra
-
Aturan Buang Sampah Palembang: Pelanggar Didenda Rp500 Ribu Mulai Hari Ini
-
Menko Pangan Targetkan Pembangunan 2.000 Kampung Nelayan di Indonesia pada 2026
-
Penebusan Pupuk Subsidi Naik 36 Persen, Pupuk Indonesia Genjot Optimalisasi Distribusi
Terkini
-
Pariwisata Berkelanjutan KEK Mandalika, ITDC Targetkan Tanam 15.000 Mangrove di 2026
-
Viral Merokok dan Main Gim saat Rapat Stunting, Anggota DPRD Jember Disidang Etik Gerindra
-
Aturan Buang Sampah Palembang: Pelanggar Didenda Rp500 Ribu Mulai Hari Ini
-
Menko Pangan Targetkan Pembangunan 2.000 Kampung Nelayan di Indonesia pada 2026
-
Penebusan Pupuk Subsidi Naik 36 Persen, Pupuk Indonesia Genjot Optimalisasi Distribusi