Matamata.com - Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat akan meninjau ulang kesiapan sumber daya manusia (SDM) pengajar Bahasa Portugis, menyusul pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang berencana memasukkan bahasa tersebut ke dalam kurikulum sekolah.
"Ada tidak gurunya? Kan gurunya harus bisa. Mau mengajar bagaimana kalau tidak bisa. Harus ada pelatihan. Ini harus dipikirkan karena masih baru digulirkan dan masih dikaji oleh kementerian," kata Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto, saat dikonfirmasi di Bandung, Jumat (31/10).
Purwanto mengatakan, pihaknya siap menyesuaikan apabila pemerintah pusat menetapkan Bahasa Portugis sebagai mata pelajaran baru di sekolah, meskipun penerapannya akan dilakukan secara bertahap.
"Kalau itu menjadi kebijakan nasional, kita harus menerapkannya secara bertahap. Tentunya harus mempersiapkan infrastrukturnya, termasuk sumber daya manusianya. Jadi kita tunggu saja. Kalau diperintahkan menggunakan Bahasa Portugis, ya sekuat tenaga akan kita praktikkan dengan kemampuan yang ada," ujarnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan rencana memasukkan Bahasa Portugis sebagai mata pelajaran di sekolah.
Hal itu diungkapkan saat pertemuan bilateral dengan Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva di Istana Negara, Kamis (23/10).
Prabowo menjelaskan, keputusan tersebut dilandasi pentingnya hubungan antara Indonesia dan Brasil. Ia menilai langkah itu sebagai upaya mempererat kerja sama dan meningkatkan kualitas hubungan bilateral kedua negara, khususnya di bidang pendidikan. (Antara)
Terpopuler
-
HUT ke-53 PDI Perjuangan: Barata Resmi Diluncurkan sebagai Maskot Baru Partai
-
Tanggapi Gugatan Wanprestasi Rp5 Miliar, Adly Fairuz Siap Hadapi Persidangan
-
Mentan Amran Sita 133,5 Ton Bawang Bombay Ilegal di Semarang: Tak Ada Toleransi!
-
Mendag: Aktivitas Pasar Kuala Simpang Aceh Tamiang Pulih 80 Persen
-
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Jajaki Kerja Sama Industri Pertahanan di Turki
Terkini
-
HUT ke-53 PDI Perjuangan: Barata Resmi Diluncurkan sebagai Maskot Baru Partai
-
Mentan Amran Sita 133,5 Ton Bawang Bombay Ilegal di Semarang: Tak Ada Toleransi!
-
Mendag: Aktivitas Pasar Kuala Simpang Aceh Tamiang Pulih 80 Persen
-
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Jajaki Kerja Sama Industri Pertahanan di Turki
-
Pemenang Laga Persib vs Persija Dipastikan Puncaki Klasemen Super League