Matamata.com - Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol (Inf) Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa seluruh bantuan logistik yang dikirim pemerintah untuk korban banjir di wilayah Sumatera dan Aceh wajib menjangkau daerah terdalam dan sulit akses.
"Yang penting semua bantuan segera terbang ke lokasi, sampai daerah terdalam, antar detail ke lokasi tersebut sampai ke dalam," ujar Teddy kepada wartawan saat melepas pengiriman bantuan di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat.
Teddy mengatakan, pemerintah telah menyiapkan sejumlah langkah untuk memastikan bantuan tersampaikan secara tepat sasaran. Salah satunya melalui mobilisasi kendaraan darat dan udara, termasuk helikopter, guna menembus daerah terdampak bencana yang sulit dijangkau.
Selain itu, pemerintah juga telah menjalin komunikasi dengan para kepala daerah di wilayah terdampak untuk mempercepat penyaluran bantuan.
"Kemarin sudah menghubungi langsung, menelepon langsung para Kepala Daerah di Sumatera Barat, kemudian Pak Masinton kemudian Gus Irawan selaku Bupati Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan sudah dihubungi juga termasuk Gubernur Sumatera Utara dan Provinsi Aceh," tutur Teddy.
Ia menjelaskan bahwa penyaluran bantuan mulai berjalan sejak Presiden Prabowo menugaskan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno untuk mengoordinasikan distribusi bantuan pada 25 November 2025.
Pengiriman bantuan dilakukan menggunakan berbagai jenis pesawat TNI AU, mulai dari pesawat angkut hingga Boeing. Pada pengiriman hari ini, pemerintah telah menyiapkan berbagai kebutuhan darurat, termasuk tenda, perahu karet, serta perangkat komunikasi.
"Ada tenda sebanyak sekitar 150, kemudian ada perahu karet karena sangat penting untuk evakuasi ada sekitar 64. Kemudian genset (alat bantu listrik). Diberangkatkan sekitar 100 alat komunikasi ke sana agar sinyal komunikasi bisa dimulai kembali," jelasnya.
Selain logistik tersebut, pemerintah turut mengirim makanan siap saji, obat-obatan, serta tenaga kesehatan untuk membantu penanganan para pengungsi.
Menurut Teddy, bantuan tersebut akan diturunkan di sejumlah bandara yang paling dekat dengan lokasi banjir, sebelum akhirnya diteruskan melalui jalur darat maupun helikopter.
Baca Juga
"Jadi (bantuan) akan ke Padang, Sumatera Barat, kemudian ke bandara terdekat di Tapanuli itu tepatnya nanti akan ke Bandara Silangit, Sumatera Utara, kemudian satu ke bandara di Banda Aceh dan Lhokseumawe (Aceh Utara) karena adalah bandara terdekat dengan lokasi terdampak," ujarnya.
Teddy memastikan bahwa distribusi bantuan ke titik-titik terdampak akan dilakukan secara paralel hingga kondisi di wilayah banjir berangsur pulih. (Antara)
Berita Terkait
-
Curi Perhatian, Maung Garuda PT Pindad Temani Agenda Presiden Prabowo di KTT ASEAN Cebu
-
Prabowo Dukung Perundingan Damai Kamboja-Thailand di KTT ASEAN
-
Momen Hangat Presiden Prabowo Sapa Pelajar Jabar di Istana: "Silakan Keliling Sebeum Rapat"
-
Seskab Teddy dan Dirut KAI Pastikan Proyek Hunian Warga Pinggir Rel Senen Rampung Juni
-
Maraton 5 Jam di Kremlin, Prabowo dan Putin Sepakati Kerja Sama Energi hingga Hilirisasi
Terpopuler
-
Film Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan Bikin Penonton Jogja Menangis Haru
-
Nadiem Makarim Jalani Sidang Pemeriksaan Terdakwa Kasus Chromebook Jelang Operasi
-
Presiden Prabowo Dijadwalkan Resmikan Operasional 1.000 Kopdes Merah Putih pada 16 Mei
-
Rocky Gerung hingga Rudiantara Pantau Sidang Kasus Korupsi Chromebook Nadiem Makarim
-
Kemenkes: WNA di Jakarta yang Berkontak Erat dengan Pasien Hantavirus Dinyatakan Negatif
Terkini
-
Nadiem Makarim Jalani Sidang Pemeriksaan Terdakwa Kasus Chromebook Jelang Operasi
-
Presiden Prabowo Dijadwalkan Resmikan Operasional 1.000 Kopdes Merah Putih pada 16 Mei
-
Rocky Gerung hingga Rudiantara Pantau Sidang Kasus Korupsi Chromebook Nadiem Makarim
-
Kemenkes: WNA di Jakarta yang Berkontak Erat dengan Pasien Hantavirus Dinyatakan Negatif
-
KSAL: Awak KRI Canopus-936 Rampungkan Pelatihan 7 Bulan di Eropa