Matamata.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menilai klaim Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terkait perolehan 30-50 juta barel minyak dari Venezuela tidak akan berdampak signifikan terhadap pasar energi global.
Airlangga menjelaskan bahwa kapasitas produksi minyak Venezuela saat ini masih berada di bawah 1 juta barel per hari (bpd), atau kurang dari satu persen dari total produksi minyak dunia.
Dengan volume tersebut, pengalihan minyak dalam jumlah yang diklaim Trump dianggap hanya berpengaruh kecil terhadap stabilitas pasokan global.
“Enggak (berdampak). Pertama, produksi minyak Venezuela itu kan di bawah 1 juta barel per hari, jadi di bawah satu persen. Jadi secara global dampaknya tidak ada,” ujar Airlangga di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (9/1/2026).
Menurut Airlangga, dinamika kesepakatan tersebut lebih bersifat domestik bagi Amerika Serikat dibandingkan memberikan guncangan besar bagi pasar energi dunia secara keseluruhan.
Sebelumnya, Presiden ke-47 AS Donald Trump pada Selasa (6/1) mengumumkan bahwa pemerintahan interim di Venezuela telah setuju untuk menyerahkan 30-50 juta barel minyak kepada Washington.
Minyak tersebut rencananya akan dijual di pasar dengan harga berlaku, dan hasilnya akan dikelola di bawah perintah administrasinya.
Trump mengklaim langkah ini bertujuan untuk memenuhi sebagian kebutuhan energi AS sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi kedua belah pihak.
Secara matematis, dengan asumsi harga minyak di kisaran 56 dolar AS per barel, volume 50 juta barel tersebut diperkirakan bernilai hingga 2,8 miliar dolar AS atau sekitar Rp47 triliun.
Terkait posisi Indonesia terhadap transisi pemerintahan di Venezuela, Airlangga menegaskan bahwa pemerintah masih terus memantau perkembangan situasi politik dan ekonomi di negara Amerika Latin tersebut.
"Kita monitor saja," pungkasnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Menkomdigi Tegaskan Keterlibatan RI di Board of Peace demi Stabilisasi Palestina
-
Buka 'Era Keemasan Baru', Prabowo dan Donald Trump Sepakati Perjanjian Dagang Timbal Balik
-
Prabowo Respons Santai Kelakar Trump: "Enggak, Enggak Ada Itu"
-
Gebrakan di Washington: Prabowo Siapkan 8.000 Pasukan RI untuk Misi Perdamaian Gaza
-
Trump Puji Prabowo di KTT Board of Peace: "Beliau Dihormati Semua Orang"
Terpopuler
-
Menkomdigi Tegaskan Keterlibatan RI di Board of Peace demi Stabilisasi Palestina
-
"Titip Bunda di Surga-Mu" Bikin Penonton Jogja Menangis, Jadi Pengingat Berharga tentang Keluarga
-
Imbas Kericuhan Lawan Ratchaburi, Persib Tutup Sementara Tribun Selatan GBLA
-
Piala Dunia 2026 di TVRI: Momentum Gerakkan Ekonomi Rakyat hingga Pelosok
-
Mendagri Minta Kementan Segera Pulihkan 1.500 Hektare Sawah Tertimbun Lumpur di Aceh
Terkini
-
Menkomdigi Tegaskan Keterlibatan RI di Board of Peace demi Stabilisasi Palestina
-
Imbas Kericuhan Lawan Ratchaburi, Persib Tutup Sementara Tribun Selatan GBLA
-
Piala Dunia 2026 di TVRI: Momentum Gerakkan Ekonomi Rakyat hingga Pelosok
-
Mendagri Minta Kementan Segera Pulihkan 1.500 Hektare Sawah Tertimbun Lumpur di Aceh
-
Bulog Pastikan Bantuan Beras dan Minyak Goreng Disalurkan Mulai Pekan Depan