Matamata.com - Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Tolchenov, mendorong lebih banyak pelajar Indonesia untuk melanjutkan studi di Rusia, khususnya di Moscow State Institute of International Relations (MGIMO). Kampus bergengsi di bawah naungan Kementerian Luar Negeri Rusia tersebut kini membuka peluang beasiswa yang lebih luas.
Tolchenov mengungkapkan bahwa mulai tahun ini, MGIMO menyediakan tambahan kuota beasiswa bagi mahasiswa internasional, termasuk dari Indonesia, untuk jenjang sarjana (S1), magister (S2), hingga doktoral (S3).
“Saya sangat senang jika semakin banyak pelajar Indonesia menjadi mahasiswa MGIMO. Mulai tahun ini tersedia lebih banyak beasiswa untuk program sarjana, magister, dan doktor,” ujar Tolchenov dalam acara MGIMO Day di Rumah Rusia, Jakarta, Senin (2/2).
Ia menjelaskan bahwa setiap tahunnya Pemerintah Rusia menyediakan ratusan beasiswa bagi pelajar Indonesia. Tolchenov berharap MGIMO dapat meningkatkan kontribusinya dalam skema tersebut melalui penguatan kerja sama institusional dengan pihak Indonesia.
Menurutnya, peningkatan jumlah mahasiswa Indonesia di MGIMO akan memperluas kesempatan generasi muda meraih pendidikan berkualitas di bidang hubungan internasional dan diplomasi. Ia memproyeksikan para lulusan MGIMO asal Indonesia kelak mampu berperan aktif di forum global seperti BRICS dan organisasi multilateral lainnya.
“Para alumni nantinya juga dapat berkontribusi mempromosikan hubungan bilateral Rusia dengan Indonesia,” tambah Tolchenov, yang juga merupakan alumnus universitas tersebut.
Sebagai informasi, MGIMO dikenal sebagai salah satu universitas terbaik di Rusia dengan fokus utama pada kebijakan luar negeri dan urusan publik global. Pendidikan di kampus ini dinilai sangat relevan bagi calon diplomat Indonesia dalam memahami dinamika politik internasional.
Acara MGIMO Day di Jakarta sendiri dihadiri oleh ratusan pelajar dan akademisi. Kegiatan promosi pendidikan internasional ini juga digelar secara serentak di berbagai negara Asia sebagai bagian dari strategi global Rusia dalam sektor pendidikan. (Antara)
Terpopuler
-
JPU Tak Dapat Hadirkan 14 Saksi di PN Jakbar, Terdakwa Reinhart Muljadi dan Tim Kuasa Hukum Kecewa
-
Istri Mantan Menag Yaqut Apresiasi Langkah KPK Kabulkan Pembantaran Penahanan
-
Menteri ESDM Cari Solusi Kenaikan Harga Gas Industri demi Cegah PHK Massal
-
Kasus Suap Impor: Tiga Mantan Pejabat Bea Cukai Jalani Sidang Perdana 3 Juli
-
Menaker Yassierli: Hubungan Industrial Harus Transformatif Hadapi Tantangan Dunia Kerja
Terkini
-
Istri Mantan Menag Yaqut Apresiasi Langkah KPK Kabulkan Pembantaran Penahanan
-
Menteri ESDM Cari Solusi Kenaikan Harga Gas Industri demi Cegah PHK Massal
-
Kasus Suap Impor: Tiga Mantan Pejabat Bea Cukai Jalani Sidang Perdana 3 Juli
-
Menaker Yassierli: Hubungan Industrial Harus Transformatif Hadapi Tantangan Dunia Kerja
-
Menhut Raja Juli Antoni: RI Siap Masuk Fase Baru Pasar Karbon Kredibel