Matamata.com - Anggota Komisi I DPR RI, Amelia Anggraini, mendesak Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI untuk segera melakukan pemetaan menyeluruh terhadap keberadaan warga negara Indonesia (WNI) di Meksiko.
Langkah ini dinilai mendesak guna memastikan perlindungan maksimal di tengah kerusuhan yang melanda negara tersebut.
Amelia menegaskan bahwa eskalasi keamanan di Meksiko bukan sekadar persoalan domestik, melainkan dinamika kawasan yang berpotensi berdampak lintas negara, termasuk terhadap keselamatan WNI.
"Situasi ini sudah pasti berdampak langsung terhadap keselamatan WNI di wilayah Meksiko. Sistem komunikasi krisis harus aktif 24 jam dengan koordinasi erat bersama otoritas keamanan setempat," ujar Amelia di Jakarta, Rabu (25/2).
Selain pemetaan, Amelia meminta pemerintah menyediakan jalur evakuasi darurat dan memperkuat koordinasi antar-perwakilan diplomatik. Kerja sama ini tidak hanya melibatkan KBRI Mexico City, tetapi juga KBRI Washington DC dan perwakilan RI di Amerika Tengah lainnya.
"Pendekatan regional penting untuk memastikan skenario kontinjensi jika diperlukan relokasi atau bantuan lintas yurisdiksi," tambahnya.
Gejolak di Meksiko pecah menyusul tewasnya gembong narkoba kelas kakap, Nemesio Oseguera Cervantes alias "El Mencho", dalam sebuah operasi militer.
Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, mengakui adanya blokade dan reaksi kekerasan pasca-operasi tersebut, meski ia meminta warga tetap tenang dan mengklaim aktivitas di sebagian besar wilayah masih berjalan normal.
Kemenlu RI diharapkan segera memberikan update mengenai kondisi terkini para diaspora, mahasiswa, maupun pekerja migran Indonesia yang berada di titik-titik rawan konflik di Meksiko. (Antara)
Berita Terkait
-
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Dukung DPR Tunda Impor 105 Ribu Pikap asal India
-
DPR Ingatkan Perusahaan: THR Wajib Cair H-14, Pengawas Jangan Main-main Soal Sanksi
-
DPR Puji Kesepakatan Penghapusan Bea Masuk 1.819 Produk Indonesia ke Amerika Serikat
-
Luruskan Pernyataan Jokowi, Anggota DPR Ungkap Fakta Konstitusi di Balik Revisi UU KPK
-
DPR: Manfaatkan Pelemahan Ekonomi Singapura, Batam Harus Jadi Alternatif Strategis
Terpopuler
-
Kemenag Siapkan Pembentukan Ditjen Pesantren, Fokus Urus 42 Ribu Lembaga
-
DPR RI Minta Kemenlu Petakan Persebaran WNI di Meksiko Pasca-kerusuhan
-
Baznas RI Tetapkan Nisab Zakat Penghasilan 2026 Sebesar Rp7,6 Juta Per Bulan
-
Menaker Yassierli Targetkan Program Magang Nasional 2026 Jangkau Seluruh Provinsi
-
Menko AHY Ingatkan Ekspansi Pusat Data Harus Perhatikan Ketahanan Air Nasional
Terkini
-
Kemenag Siapkan Pembentukan Ditjen Pesantren, Fokus Urus 42 Ribu Lembaga
-
Baznas RI Tetapkan Nisab Zakat Penghasilan 2026 Sebesar Rp7,6 Juta Per Bulan
-
Menaker Yassierli Targetkan Program Magang Nasional 2026 Jangkau Seluruh Provinsi
-
Menko AHY Ingatkan Ekspansi Pusat Data Harus Perhatikan Ketahanan Air Nasional
-
Peluk Hangat dari Amman: Presiden Prabowo Disambut Diaspora dan Mahasiswa Indonesia