Matamata.com - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berhasil mengembangkan Inacell, produk mikrokristalin selulosa (MCC) berbahan dasar limbah padat industri kelapa sawit. Inovasi ini memanfaatkan tandan kosong sawit yang selama ini belum tergarap optimal menjadi material ramah lingkungan dengan nilai ekonomi tinggi.
Peneliti Ahli Madya Pusat Riset Biomassa dan Bioproduk (PRBB) BRIN, Holilah, menjelaskan bahwa MCC merupakan produk hidrolisis selulosa terkontrol yang sangat dibutuhkan di berbagai sektor, mulai dari farmasi, pangan, hingga kosmetik.
"Melalui riset ini, limbah sawit diproses menjadi selulosa dengan kadar kemurnian hingga 65,21 persen. Kami menggunakan metode khusus untuk menghilangkan lignin hingga tersisa hanya satu persen," ujar Holilah di Jakarta, Jumat (6/3/2026).
Langkah BRIN ini menjadi angin segar bagi industri nasional. Pasalnya, kebutuhan MCC di Indonesia terus meningkat dengan ketergantungan impor mencapai sekitar 4 juta kilogram per tahun. Kehadiran Inacell diharapkan mampu menjadi substitusi impor yang kompetitif.
Aplikasi Luas: Dari Obat hingga Kosmetik Holilah memaparkan keunggulan Inacell di berbagai bidang:
- Farmasi: Digunakan sebagai bahan pengikat tablet yang aman dan mudah terurai dalam tubuh.
- Pangan: Berperan sebagai agen tekstur (texturizing agent) untuk meningkatkan volume roti serta pengental saus yang mampu memperpanjang masa simpan produk.
- Kosmetik: Berfungsi sebagai pengontrol minyak (oil control) serta penstabil pada krim, bedak padat, hingga foundation.
- Komposit: Bertindak sebagai agen penguat (reinforcement) untuk meningkatkan kekuatan mekanik material.
Kepala PRBB BRIN, Akbar Hanif Dawam, menegaskan komitmen lembaganya dalam menghadirkan riset yang berdampak langsung pada ketahanan ekonomi nasional.
"Inovasi Inacell diharapkan mendukung swasembada bahan baku dalam negeri. Kami ingin hasil riset ini tidak hanya berhenti di laboratorium, tetapi benar-benar digunakan oleh industri kesehatan dan sektor lainnya," tegas Akbar. (Antara)
Berita Terkait
-
Jatim Gandeng BRIN, Percepat Hilirisasi Riset Kesehatan hingga Ketahanan Pangan
-
BRIN: Ikan Gabus Potensial Jadi Superfood Lokal untuk Pemulihan Kesehatan
-
BRIN Kembangkan Xanthan Gum Lokal, Targetkan Efisiensi Migas dan Substitusi Impor
-
Lebih Efisien dari Tebu? BRIN Ciptakan Mesin Gula Semut Sorgum Khusus UMKM
-
BRIN Kembangkan Teknologi Plasma, Produksi Pupuk Nitrogen Jadi Lebih Ramah Lingkungan
Terpopuler
-
Prabowo: Masih Ada Ribuan Triliun Kekayaan Negara yang Harus Diselamatkan
-
Prabowo Targetkan Dana Penyelamatan Negara Rp10 Triliun untuk Perbaikan Puskesmas dan Sekolah
-
Kasus Korupsi Chromebook: Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara
-
WWF Ajak Masyarakat hingga Swasta Kolaborasi Promosikan Pangan Lokal
-
Film "Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan" Resmi Menguras Air Mata di Bioskop Mulai Hari Ini
Terkini
-
Prabowo: Masih Ada Ribuan Triliun Kekayaan Negara yang Harus Diselamatkan
-
Prabowo Targetkan Dana Penyelamatan Negara Rp10 Triliun untuk Perbaikan Puskesmas dan Sekolah
-
Kasus Korupsi Chromebook: Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara
-
WWF Ajak Masyarakat hingga Swasta Kolaborasi Promosikan Pangan Lokal
-
Menko Pangan Minta BGN Tingkatkan Serapan Telur Lewat Program Makan Bergizi Gratis