Matamata.com - Ketua MPR RI Ahmad Muzani menggelar pertemuan strategis dengan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir di Bantul, Yogyakarta, Minggu (5/4) malam. Pertemuan tersebut membahas dinamika geopolitik global hingga pentingnya persatuan nasional dalam menghadapi tantangan zaman.
Dalam kunjungan tersebut, Muzani menyampaikan salam hangat dari Presiden Prabowo Subianto untuk para tokoh agama dan pimpinan pondok pesantren di Yogyakarta.
"Saya melapor kepada Presiden Prabowo akan berkunjung ke Yogyakarta. Beliau menitipkan salam hormat untuk para tokoh, ulama, pimpinan pondok pesantren, termasuk kepada Prof. Haedar dan Ibu Haedar," ujar Muzani dalam keterangan tertulisnya, Senin (6/4).
Pertemuan yang menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja Ketua MPR ini berlangsung hangat. Haedar Nashir menekankan bahwa persatuan merupakan modal fundamental bagi Indonesia untuk tetap kokoh di tengah tensi politik internasional yang kian dinamis.
"Kami berdiskusi bahwa modal terkuat kita adalah persatuan. Jika kita bersatu, seberat apa pun situasi politik global, Indonesia insyaallah akan mampu menghadapinya," tegas Haedar.
Lebih lanjut, Haedar mengapresiasi komitmen kepemimpinan Presiden Prabowo dalam menjaga kedaulatan negara dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan di panggung dunia. Ia meyakini pemerintah akan konsisten membawa Indonesia pada prinsip keadilan, termasuk dalam upaya membela kemerdekaan Palestina.
"Kami percaya Presiden Prabowo, dengan semangat konstitusional, akan membawa orientasi politik global Indonesia pada prinsip kemerdekaan dan kemanusiaan yang beradab, termasuk pembelaan terhadap Palestina," tambahnya.
Selain isu geopolitik, kedua tokoh ini sepakat bahwa pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) adalah kunci mutlak menuju Indonesia Emas 2045. Haedar menegaskan Muhammadiyah akan terus fokus pada sektor pendidikan, kesehatan, dan sosial, yang diperkuat dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Golkar Desak Badan Gizi Nasional Jamin Transparansi Penunjukan Titik SPPG
-
Respons KPK Terkait Instruksi Presiden Prabowo Soal Penguatan Anggaran Pemberantasan Korupsi
-
Ada Indikasi Penyelewengan di BGN, Presiden Prabowo Subianto Panggil BPKP dan PPATK
-
Bahasa Prancis Wacana Masuk Kurikulum, Komisi X DPR Minta Pemerintah Kaji Matang
-
Gerindra Puji Sikap Elegan Megawati yang Tetap Hormati Presiden Prabowo
Terpopuler
-
Rawat Kecantikan, Jennifer Bachdim Makin Percaya Diri Gunakan Elara Skin Indonesia
-
Cegah DBD! Warga Kalisari Jakarta Timur, Kompak di Pertemuan Jumantik
-
Soroti Anggota Polri Ikut Ormas, Ketua Komisi III DPR: Etis Enggak Pimpinan Deklarasi?
-
Golkar Desak Badan Gizi Nasional Jamin Transparansi Penunjukan Titik SPPG
-
KSP Tegaskan Komitmen Penyelamatan Aset Negara, Satgas PKH Amankan Rp371 Triliun
Terkini
-
Soroti Anggota Polri Ikut Ormas, Ketua Komisi III DPR: Etis Enggak Pimpinan Deklarasi?
-
Golkar Desak Badan Gizi Nasional Jamin Transparansi Penunjukan Titik SPPG
-
KSP Tegaskan Komitmen Penyelamatan Aset Negara, Satgas PKH Amankan Rp371 Triliun
-
Sentil Asas Keadilan, Menteri HAM Usul Sipil Juga Bisa Duduki Jabatan Strategis di Polri
-
Menkum Supratman Ingatkan ASN Tak Main-main dengan Layanan Publik Usai Rentetan Kasus Korupsi