Matamata.com - Perum Bulog mengungkapkan adanya peluang besar bagi Indonesia untuk melakukan ekspor beras ke negara tetangga. Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyebut Malaysia telah mengajukan permintaan impor beras dari Indonesia dengan volume mencapai 200.000 ton.
Rizal menjelaskan, pihaknya telah mengutus salah satu direktur Bulog ke Malaysia untuk menindaklanjuti permintaan tersebut. Langkah ini dilakukan guna membahas teknis dan skema kerja sama dengan pihak terkait di Malaysia.
"Kemarin salah satu direktur kami diminta berangkat ke Malaysia karena ada permintaan impor beras dari Indonesia, tidak kurang dari 200.000 ton," ujar Rizal usai Rapat Percepatan Realisasi Pendanaan Penyerapan Gabah di Kantor Bulog, Jakarta, Senin (13/4/2026).
Menurut Rizal, angka 200.000 ton merupakan volume yang sangat signifikan dan membuktikan kualitas serta ketersediaan pasokan beras Indonesia mulai dilirik pasar internasional. Saat ini, Bulog tengah melakukan penjajakan intensif untuk memastikan kesiapan pasokan tanpa mengganggu stabilitas dalam negeri.
"Ini jumlah yang cukup besar. Sekarang sedang dijajaki, mudah-mudahan bisa menjadi peluang ekspor yang memberikan nilai tambah bagi pengelolaan cadangan beras nasional," tambahnya.
Stok Beras Nasional Melimpah Optimisme ekspor ini didorong oleh kuatnya stok beras nasional. Rizal memaparkan, per 13 April 2026, penyerapan gabah petani telah mencapai 1,9 juta ton atau sekitar 48,7 persen dari target tahunan sebesar 4 juta ton setara beras.
Saat ini, total stok beras yang tersimpan di gudang-gudang Bulog di seluruh Indonesia mencapai 4,727 juta ton. Rizal memproyeksikan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) akan menembus angka 5 juta ton dalam kurun waktu 10 hari ke depan seiring percepatan penyerapan di musim panen.
"Capaian ini menunjukkan progres signifikan dalam memenuhi target penyerapan nasional tahun 2026," pungkas Rizal. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
DPR RI Pastikan Stok Beras dan Minyakita di Sumut Aman hingga 5 Bulan ke Depan
-
Stok Beras Tembus 5 Juta Ton, DPR Puji Akselerasi Swasembada Pangan Mentan Amran
-
BGN Perkuat Kerja Sama ASEAN, Bagikan Praktik Terbaik Program Makanan Bergizi Gratis
-
Stok Beras RI Tembus 5 Juta Ton, Wamentan: Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah
-
Stok Bulog Tembus 5,1 Juta Ton, Mentan Amran Tegaskan Harga Beras Tidak Naik
Terpopuler
-
Momen Hangat Presiden Prabowo Sapa Pelajar Jabar di Istana: "Silakan Keliling Sebeum Rapat"
-
Realisasi APBN Kuartal I 2026: Pendapatan Negara Rp574,9 T, Defisit 0,93 Persen terhadap PDB
-
Nadiem Makarim Absen Sidang Kasus Korupsi Chromebook karena Sakit
-
Gubernur Sultra Desak Perusahaan Tambang Berdayakan UMKM Lokal, Tak Hanya Sekadar MOU
-
Menperin Temui Menkeu, Bahas Peluang Insentif Kendaraan Listrik demi Perkuat Industri
Terkini
-
Momen Hangat Presiden Prabowo Sapa Pelajar Jabar di Istana: "Silakan Keliling Sebeum Rapat"
-
Realisasi APBN Kuartal I 2026: Pendapatan Negara Rp574,9 T, Defisit 0,93 Persen terhadap PDB
-
Nadiem Makarim Absen Sidang Kasus Korupsi Chromebook karena Sakit
-
Gubernur Sultra Desak Perusahaan Tambang Berdayakan UMKM Lokal, Tak Hanya Sekadar MOU
-
Menperin Temui Menkeu, Bahas Peluang Insentif Kendaraan Listrik demi Perkuat Industri