Matamata.com - Badan Gizi Nasional (BGN) mendorong pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), hingga koperasi di daerah terdampak bencana untuk menjadi pemasok bahan pangan dalam Program Makanan Bergizi Gratis (MBG).
Langkah strategis ini diambil sebagai upaya nyata BGN dalam mendukung pemulihan ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah yang sedang bangkit dari dampak bencana.
Direktur Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat BGN, Tengku Syahdana, menyatakan bahwa pihaknya terus memotivasi pelaku usaha lokal, termasuk kelompok tani, untuk mengambil peran sebagai penyedia kebutuhan pangan program nasional tersebut.
"Kami mendorong pelaku UMKM, Bumdes, koperasi, hingga kelompok tani di wilayah terdampak bencana untuk bangkit dan menjadi pemasok bahan pangan serta kebutuhan lainnya untuk Program MBG," ujar Tengku Syahdana di Banda Aceh, Jumat (17/4).
Syahdana menjelaskan, Program MBG tidak hanya dirancang untuk pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga berfungsi sebagai motor penggerak ekonomi lokal. Terutama bagi masyarakat yang berada di sekitar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai unit pengolah makanan.
Menurutnya, setiap SPPG membutuhkan pasokan bahan pangan segar seperti sayuran, buah-buahan, hingga daging dengan volume mencapai ratusan kilogram per hari.
"Kebutuhan bahan pangan yang besar ini adalah peluang emas bagi pelaku UMKM dan koperasi desa. Kami ingin mereka memanfaatkan kesempatan ini untuk mempercepat pemulihan ekonomi pascabencana di Provinsi Aceh," tambahnya.
Dalam implementasinya, BGN juga menginstruksikan pihak SPPG untuk aktif menggandeng mitra lokal sebagai pemasok tetap. Tidak sekadar membeli, SPPG diharapkan memberikan pendampingan intensif agar produk yang dihasilkan masyarakat memenuhi standar kualitas dan kapasitas produksi yang ditetapkan.
"Kami berharap ada pendampingan kepada pelaku usaha lokal agar kualitas produksi mereka terjaga dan konsisten memenuhi standar Program MBG," pungkas Syahdana. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
KPK Pantau Ketat Pengadaan 25 Ribu Motor Listrik Badan Gizi Nasional
-
BGN Jamin Anggaran Makan Bergizi Gratis Transparan, Diawasi Ketat Kemenkeu dan Bappenas
-
KPAI Desak Investigasi Menyeluruh Kasus Keracunan Makan Bergizi Gratis di Jaktim
-
BGN Perketat SOP Makan Bergizi Gratis, 760 Satuan Pelayanan Dihentikan Sementara
-
BGN: Makan Bergizi Gratis Disalurkan Sesuai Hari Sekolah, Libur Dihentikan
Terpopuler
-
Ekspor CPO Indonesia 2026 Naik Pesat, Hilirisasi Jadi Kunci Dominasi Pasar Global
-
Kumpulkan Ketua DPRD se-Indonesia di Magelang, Prabowo: Kita Semua di Tenda Ini Adalah Patriot!
-
Menhaj Irfan Yusuf Lantik PPIH Embarkasi 2026: Layanan Haji Harus Inklusif dan Anti-Diskriminasi
-
Menko Pangan Dorong Hilirisasi dan Riset Kampus guna Perkuat Ketahanan Nasional
-
Program Makan Bergizi Gratis BGN: Berdayakan UMKM dan Bumdes di Daerah Bencana Aceh
Terkini
-
Ekspor CPO Indonesia 2026 Naik Pesat, Hilirisasi Jadi Kunci Dominasi Pasar Global
-
Kumpulkan Ketua DPRD se-Indonesia di Magelang, Prabowo: Kita Semua di Tenda Ini Adalah Patriot!
-
Menhaj Irfan Yusuf Lantik PPIH Embarkasi 2026: Layanan Haji Harus Inklusif dan Anti-Diskriminasi
-
Menko Pangan Dorong Hilirisasi dan Riset Kampus guna Perkuat Ketahanan Nasional
-
MUI Bertemu Dubes Arab Saudi, Tegaskan Indonesia Tolak Segala Bentuk Penjajahan